kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Apakah Amerika Bakal Membela Taiwan di Bawah Kepemimpinan Trump Jika China Menyerang?


Selasa, 12 November 2024 / 08:03 WIB
ILUSTRASI. Kemenangan Presiden terpilih Donald Trump membuat warga Taiwan bertanya-tanya apakah AS akan membela mereka di bawah pemerintahan baru. REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trump bahkan memuji hubungannya dengan Xi. 

"Saya memiliki hubungan yang sangat kuat dengannya. Dia sebenarnya orang yang sangat baik, saya tidak ingin mengatakan teman — saya tidak ingin bersikap bodoh, 'Dia adalah teman saya' — tetapi saya sangat akrab dengannya. Dia tinggal di Mar-a-Lago bersama saya, jadi kami saling mengenal dengan baik. Dia orang yang sangat tangguh."

AS secara rutin mengirim peralatan militer ke Taiwan, dan itu diperkirakan akan terus berlanjut hingga pemerintahan berikutnya. 

Pada bulan Oktober, pemerintahan Biden menyetujui penjualan senjata senilai US$ 2 miliar ke Taiwan, termasuk sistem radar dan tiga Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Nasional yang Canggih.

Tonton: Trump Diprediksi Bakal Gunakan Strategi Ancaman dan Rayuan kepada Putin, Xi, & Kim

Dengan kemampuan pesawat nirawak yang meningkat pesat, AS dapat membantu Taiwan dalam invasi tanpa mengerahkan pasukan ke wilayah tersebut.




TERBARU

[X]
×