kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Apakah Amerika Bakal Membela Taiwan di Bawah Kepemimpinan Trump Jika China Menyerang?


Selasa, 12 November 2024 / 08:03 WIB
ILUSTRASI. Kemenangan Presiden terpilih Donald Trump membuat warga Taiwan bertanya-tanya apakah AS akan membela mereka di bawah pemerintahan baru. REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trump bahkan memuji hubungannya dengan Xi. 

"Saya memiliki hubungan yang sangat kuat dengannya. Dia sebenarnya orang yang sangat baik, saya tidak ingin mengatakan teman — saya tidak ingin bersikap bodoh, 'Dia adalah teman saya' — tetapi saya sangat akrab dengannya. Dia tinggal di Mar-a-Lago bersama saya, jadi kami saling mengenal dengan baik. Dia orang yang sangat tangguh."

AS secara rutin mengirim peralatan militer ke Taiwan, dan itu diperkirakan akan terus berlanjut hingga pemerintahan berikutnya. 

Pada bulan Oktober, pemerintahan Biden menyetujui penjualan senjata senilai US$ 2 miliar ke Taiwan, termasuk sistem radar dan tiga Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Nasional yang Canggih.

Tonton: Trump Diprediksi Bakal Gunakan Strategi Ancaman dan Rayuan kepada Putin, Xi, & Kim

Dengan kemampuan pesawat nirawak yang meningkat pesat, AS dapat membantu Taiwan dalam invasi tanpa mengerahkan pasukan ke wilayah tersebut.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×