kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Apoteker India meninggal usai mencoba obat corona yang ia racik sendiri


Minggu, 10 Mei 2020 / 04:32 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria berjualan kelapa menggunakan becak melewati grafiti di jalan yang menggambarkan virus corona untuk meningkatkan kepedulian pentingnya tetap berada di rumah saat karantina nasional selama 21 hari agar penyebaran virus corona (COVID-19) rendah,


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Seorang apoteker di India meninggal usai meminum ramuan kimia yang telah mereka kembangkan dalam upaya untuk mengobati virus corona.

Menurut polisi, sang bos dari apoteker tersebut juga harus dirawat di rumah sakit karena melakukan aksi yang sama.

Baca Juga: Tujuh negara ini telah melewati masa puncak pandemi corona

Dilansir dari Channel News Asia, kedua orang ini bekerja di sebuah perusahaan obat herbal dan sedang menguji pengobatan mereka yang merupakan campuran nitric oxide dan sodium nitrate di sebuah rumah di kota Chennai selatan.

Apoteker bernama K Sivanesan kemudian tewas di tempat, sementara rekannya Rajkumar berupaya pulih dari keracunan.

Kumar mengatakan Sivanesan membeli bahan kimia dari pasar lokal dan mengembangkan formula setelah melakukan penelitian di internet.

Sejauh ini, belum ada obat atau vaksin yang disetujui untuk mengobati COVID-19, yang memicu perlombaan global untuk penemuan obat baru guna menyembuhkan penyakit yang telah menewaskan hampir 300.000 orang di dunia ini.

Baca Juga: Regulator China memperketat aturan pinjaman online bank untuk mengurangi risiko

Hampir 60.000 kasus corona telah terdeteksi di India, yang telah memberlakukan lockdown nasional yang drastis dalam upaya untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×