Apple berharap bisa menjual hingga 300 juta unit iPhone di tahun 2022

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:47 WIB Sumber: Apple Insider
Apple berharap bisa menjual hingga 300 juta unit iPhone di tahun 2022

ILUSTRASI. Produk iPhone dipajang di toko Apple Marina Bay Sands mendatang di Singapura, 8 September 2020.


KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Laporan terbaru mengungkap bahwa Apple berencana untuk meningkatkan produksi iPhone di paruh pertama tahun 2022. Dengan itu, Apple memasang target untuk bisa menjual hingga 300 juta unit iPhone tahun depan.

Rumor, yang pertama kali diungkap oleh Digitimes Taiwan (7/12), ini kabarnya berasal dari sumber anonim yang akrab dengan aktivitas industri Apple di Taiwan.

Saat ini Apple sudah tidak lagi merilis angka penjualan untuk iPhone. Dikutip dari Apple Insider, penjualan iPhone di tahun 2021 hanya mencapai 215 juta unit.

Jika kabar target penjualan 300 juta unit benar adanya, maka Apple akan berharap cukup besar pada produk iPhone 14 yang mestinya hadir pada September 2022 mendatang.

Baca Juga: Apple mengakui, permintaan iPhone 13 sangat lemah

Permintaan untuk iPhone 13 lemah

Laporan terbaru mengenai target penjualan iPhone, yang cukup tinggi, bertolak belakang dengan laporan sebelumnya yang menyebut bahwa permintaan untuk iPhone 13 cenderung lemah tahun ini.

Bloomberg News pada Rabu (1/12) melaporkan, Apple mengaku, target pesanan awal mungkin tidak akan terpenuhi. Sebelum ini, Apple telah memangkas produksi iPhone 13 sebanyak 10 juta unit karena kekurangan chip.

Krisis chip global memengaruhi industri otomotif dan mengganggu produksi di berbagai perusahaan, mulai dari Apple hingga General Motors. Krisis diduga timbul karena tingginya permintaan untuk smartphone dan gadget pribadi selama pandemi virus corona.

Dampak krisis chip global sudah menjadi perhatian penuh CEO Apple Tim Cook. Pada Oktober lalu, Cook memperingatkan, krisis ini akan lebih buruk selama kuartal keempat tahun ini.

Dikutip dari Reuters, krisis chip membuat Apple merugi hingga US$ 6 miliar pada penjualan kuartal keempat tahun fiskal 2021. Tidak hanya pada produksi iPhone, kekurangan chip berdampak ke sebagian besar produk Apple.

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru