kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,15   -4,52   -0.50%
  • EMAS939.000 0,21%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Arus dana FDI Malaysia turun 56% menjadi US$ 3,4 miliar pada tahun 2020


Selasa, 02 Maret 2021 / 13:42 WIB
Arus dana FDI Malaysia turun 56% menjadi US$ 3,4 miliar pada tahun 2020
ILUSTRASI. Arus investasi asing di Malaysia turun pada kuartal ketiga.

Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) Malaysia turun 56% menjadi US$ 3,4 miliar pada tahun 2020. Laporan pemerintah yang dirilis pada hari Selasa (2/3) menyebutkan, pandemi COVID-19 menghantam aktivitas ekonomi secara global dan di negara Asia Tenggara yang bergantung pada perdagangan ini.

Perekonomian Malaysia mengalami kontraksi 5,6% tahun lalu. Ini adalah kinerja terburuk sejak penurunan 7,4% pada tahun 1998 selama krisis keuangan Asia.

Laporan yang diterbitkan oleh Otoritas Pengembangan Investasi Malaysia (MIDA) menyebut, total investasi asing bersih mencapai RM 13,9 miliar (US$ 3,43 miliar) pada tahun 2020, turun dari RM 31,7 miliar pada tahun sebelumnya.

"Arus masuk FDI bersih Malaysia yang lebih rendah pada tahun 2020 tidak selalu merupakan tanda yang tidak menguntungkan, dengan mempertimbangkan lanskap investasi global dan ketidakpastian yang terjadi selama tahun tersebut," kata MIDA dalam laporan yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Rencana pertemuan Menlu ASEAN dengan militer Myanmar dapat kecaman!

Arus investasi asing di Malaysia turun pada kuartal ketiga. Pada kuartal tersebut, investasi asing turun 0,8%. Ini adalah penurunan  pertama kali sejak kuartal keempat 2009 setelah krisis keuangan AS.

Secara total, MIDA menyebut, arus masuk investasi asing bruto naik 0,8% tahun lalu. MIDA mengatakan Malaysia mencatat investasi asing yang disetujui senilai RM 64,2 miliar, terutama di sektor manufaktur, pada tahun 2020.

Pada Januari, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan mengatakan dalam sebuah laporan bahwa arus masuk investasi asing di Malaysia turun 68% tahun lalu. Angka ini merupakan persentase penurunan terburuk di Asia Tenggara.

Baca Juga: Benarkah Indeks Pangan Indonesia Berada di Bawah Ethiopia?




TERBARU

[X]
×