kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.008   45,00   0,25%
  • IDX 5.777   81,50   1,43%
  • KOMPAS100 750   14,74   2,01%
  • LQ45 569   12,13   2,18%
  • ISSI 200   1,70   0,86%
  • IDX30 322   6,65   2,11%
  • IDXHIDIV20 396   7,30   1,88%
  • IDX80 85   1,69   2,03%
  • IDXV30 108   1,37   1,29%
  • IDXQ30 104   1,75   1,72%

AS ajak China negosiasi tarif atas US$ 200 produk impornya


Kamis, 13 September 2018 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan Oakland, California


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON/BEIJING. Pemerintahan Donald Trump mengundang pejabat China untuk memulai kembali pembicaraan mengenai tarif dagang. Undangan ini meredakan ketegangan akibat perselisihan AS-China yang makin panas.

Larry Kudlow, Kepala Dewan Gedung Putih mengatakan pada Fox Business Network bahwa Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah mengirimkan undangan pada pejabat senior China. 

"Ada semacam diskusi dan informasi yang kami terima bahwa pemerintah China ingin melakukan pembicaraan. Menteri Mnuchin yang menjadi pemimpin tim negosiasi dengan China juga sudah mengirimkan undangan," kata dia, seperti dikutip Reuters.

Dua orang sumber Reuters mengatakan, undangan Mnuchin ditujukan pada Wakil Perdana Menteri Liu He, sekaligus penasihat ekonomi untuk Presiden China Xi Jinping. Pembicaraan segera digelar dalam beberapa pekan ke depan. 

Pemerintah AS tengah menyiapkan tarif tinggi baru untuk US$ 200 miliar produk impor dari China. Belum diputuskan kapan AS menerapkan kebijakan ini, sementara China sudah mengancam akan melakukan tindakan balasan. 

Malah, pekan lalu, Presiden Donald Trump menyebut ada tambahan US$ 267 miliar produk impor China yang ada di daftar sasarannya. 

Tapi, AS juga menghadapi pertentangan dari dalam negeri. Sekitar 60-85 grup industri membentuk koalisi dan menekan Trump untuk mencari alternatif terhadap tarif.  




TERBARU

[X]
×