kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

AS bisa marah, Turki teken kontrak baru pembelian rudal S-400 buatan Rusia


Selasa, 24 Agustus 2021 / 13:01 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal anti-pesawat S-400 Rusia


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KUBINKA. Kontrak baru dengan Turki tentang pengiriman sistem rudal anti-pesawat jarak menengah S-400 buatan Rusia bisa segera ditandatangani, CEO Rosoboronexport Alexander Mikheyev mengatakan pada Senin (23/8).

"Konsultasi berlanjut dan berada pada tahap akhir. Kami akan segera mulai meresmikan kontrak dengan mitra kami," kata Mikheyev di forum teknis militer internasional Army 2021 di Kubinka, Rusia, seperti dikutip TASS.

Keberhasilan itu tercapai di pameran industri pertahanan internasional IDEF 2021 yang berlangsung di Turki pada Agustus 2021. "Pameran itu sukses dan delegasi kami membawa kembali program permintaan yang cukup bagus," ujar Mikheyev.

Baca Juga: Putin: Rusia memulai proyek 2 kapal perang dan 4 kapal selam canggih

Moskow dan Ankara menandatangani kesepakatan pada 2017 lalu tentang pengiriman sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia ke Turki, sehingga menjadikannya anggota NATO pertama yang membeli sistem rudal pertahanan udara itu.

Keputusan Turki untuk membeli sistem pertahanan udara buatan Rusia tersebut membuat marah Amerika Serikat dan NATO. Sejauh ini, Washington tidak meninggalkan upayanya untuk membuat Ankara membatalkan pembelian rudal S-400 .

S-400 Triumf, NATO menyebutnya SA-21 Growler, adalah sistem rudal permukaan-ke-udara terbaru yang mulai beroperasi pada 2007. Sistem ini dirancang untuk menghancurkan pesawat serta rudal jelajah dan balistik. 

Selain itu, rudal S-400 juga bisa digunakan melawan instalasi darat. Sistem pertahanan udara itu dapat menyerang target pada jarak hingga 400 km dan ketinggian hingga 30 km di bawah tembakan juga gangguan musuh yang intensif.

Selanjutnya: Iran mengklaim sistem pertahanan udara Bavar-373 lebih baik dari S-400 Rusia




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×