kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.990   -30,00   -0,17%
  • IDX 5.982   65,80   1,11%
  • KOMPAS100 781   10,51   1,36%
  • LQ45 594   9,90   1,69%
  • ISSI 206   0,62   0,30%
  • IDX30 337   5,55   1,68%
  • IDXHIDIV20 416   7,39   1,81%
  • IDX80 89   1,34   1,54%
  • IDXV30 112   2,09   1,90%
  • IDXQ30 108   1,70   1,59%

AS: China satu-satunya yang mampu gabungkan kekuatan ekonomi, militer, dan teknologi


Kamis, 04 Maret 2021 / 13:16 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita menyesuaikan bendera China di sebelah bendera AS sebelum pertemuan Dialog Strategis, bagian dari Dialog Strategis dan Ekonomi AS-China (S&ED), di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing, 10 Juli 2014.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Blinken mengatakan, dia setuju dengan tekad pendahulunya Mike Pompeo bahwa genosida terhadap Muslim sedang berlangsung di Xinjiang, tetapi tidak menggunakan istilah itu dalam pidatonya.

Aktivis dan pakar PBB menyatakan, 1 juta Muslim Uighur ditahan di kamp-kamp China. Tapi, Beijing menyangkal dan mengatakan, kamp-kampnya menyediakan pelatihan kejuruan serta diperlukan untuk melawan ekstremisme.

Sementara Blinken berbicara tentang Iran serta konflik di Yaman dan Myanmar sebagai tantangan potensial, China adalah satu-satunya negara yang dia katakan sebagai salah satu dari delapan prioritas AS.

Kedelapan prioritas Amerika Serikat tersebut termasuk menghindari pandemi global, menangani perubahan iklim, dan mempromosikan demokrasi di luar negeri.

Selanjutnya: Kapal perang Amerika di Selat Taiwan, China kirim Angkatan Laut dan Udara




TERBARU

[X]
×