kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AS segera jual drone canggih ke UEA, ditaksir senilai US$ 2,9 miliar


Jumat, 06 November 2020 / 10:19 WIB
ILUSTRASI. Penerbang AS mempersiapkan drone bersenjata MQ-9 Reaper Angkatan Udara AS saat berangkat dalam misi di Lapangan Udara Kandahar, Afghanistan 9 Maret 2016.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada hari Selasa (3/11), kesepakatan senilai US$ 600 juta untuk penjualan empat unit drone tidak bersenjata SeaGuardian juga sudah terjalin dengan Taiwan.

Keputusan penjualan drone bersenjata ke UEA ini belum final karena masih menunggu tinjauan dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS dan Dewan Perwakilan Rakyat.

Kedua elemen tersebut mayoritas anggotanya banhkan mengkritik peran UEA dalam kematian warga sipil dalam perang saudara Yaman. Kini mereka memiliki hak untuk meninjau dan memblokir penjualan senjata di bawah proses peninjauan informal sebelum Departemen Luar Negeri mengirimkan resminya. pemberitahuan ke cabang legislatif.

Departemen Luar Negeri AS juga masih harus melakukan pemberitahuan secara formal ke Kongres terkait penjualan drone bersenjata tersebut. Pemberitahuan resmi memberi Kongres waktu 30 hari untuk menolak penjualan apa pun.

Selanjutnya: Jepang pertimbangkan membeli 2 unit kapal Aegis untuk menghalau rudal Korea Utara




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×