CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Asal Muasal Mengapa Rusia dan Ukraina Perang dan Apa yang Diincar Putin?


Kamis, 27 Januari 2022 / 05:58 WIB
ILUSTRASI. Situasi di perbatasan Rusia dan Ukraina tampak mencekam. Rasanya seperti adegan dari Perang Dingin. REUTERS/Gleb Garanich


Sumber: The New York Times,Business Insider,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Situasi terkini

Situasi terkini di perbatasan Ukraina-Rusia semakin memanas. Sebuah pesawat milik Amerika membawa rudal anti-tank Javelin, peluncur dan perangkat keras militer lainnya mendarat di Kyiv pada Selasa (26/1/2022). Ini merupakan pengiriman ketiga dari paket keamanan senilai US$ 200 juta untuk menopang Ukraina saat bersiap menghadapi kemungkinan serangan militer Rusia.

"Javelin di Kyiv! Kargo baru bantuan keamanan - peluncur & rudal - dengan berat total sekitar 80 ton. Kami mengharapkan kedatangan yang ke-4 dari kawanan besar burung segera," cuit Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov.

Melansir Reuters, Amerika Serikat telah menjadi pendukung paling kuat Ukraina untuk mencegah serangan baru oleh Rusia, yang telah mengumpulkan pasukan di dekat perbatasan Ukraina. Moskow sendiri membantah untuk merencanakan serangan.

Baca Juga: AS Perintahkan Keluarga Staf Kedutaan Tinggalkan Ukraina, Rusia Siap Invasi?

Amerika Serikat telah memberikan bantuan keamanan senilai lebih dari US$ 650 juta ke Ukraina pada tahun lalu dan total lebih dari US$ 2,7 miliar sejak 2014, ketika Rusia mencaplok semenanjung Krimea Ukraina.

Sementara itu, mengutip Business Insider, Rusia pada hari Selasa memposting rekaman latihan termasuk tentara, tank, dan peluncur rudal di dekat perbatasannya dengan Ukraina.

Video dari Distrik Militer Barat Rusia muncul ketika negara-negara termasuk Ukraina, AS, dan Inggris semakin memperingatkan akan kemungkinan terjadinya invasi. Rusia telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang Ukraina.

Rekaman itu menunjukkan armada peluncur rudal balistik jarak pendek Iskander meninggalkan pangkalan.




TERBARU

[X]
×