kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.888   30,00   0,17%
  • IDX 6.084   -33,06   -0,54%
  • KOMPAS100 792   -2,24   -0,28%
  • LQ45 597   -2,49   -0,41%
  • ISSI 211   -2,50   -1,18%
  • IDX30 338   -1,18   -0,35%
  • IDXHIDIV20 413   -2,12   -0,51%
  • IDX80 90   -0,39   -0,44%
  • IDXV30 111   -0,84   -0,75%
  • IDXQ30 108   -0,49   -0,45%

ASEAN Jadi Urat Nadi Perdagangan Internasional 2045, Jokowi Ajak AS Jalin Kemitaraan


Rabu, 06 September 2023 / 18:12 WIB
Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris, sebelum ASEAN - U.S. Summit di Jakarta, Rabu (6/9/2023). Media Center KTT ASEAN 2023/Dwi Prasetya/foc.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, ASEAN menjadi kawasan yang menjanjikan. Di mana ASEAN diprediksi akan memiliki peran penting dalam perekonomian global. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam Pertemuan KTT ASEAN-Amerika Serikat dalam rangkaian kegiatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/9).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan para pemimpin negara-negara ASEAN.

Baca Juga: Presidan AS Joe Biden Tidak Hadir di KTT ASEAN untuk Penuhi Undangan Indonesia

"Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat menjanjikan, yang diprediksi pada tahun 2045 menjadi urat nadi perdagangan internasional. Dan berkontribusi 5,4% terhadap GDP dunia," kata Jokowi, Rabu (6/9).

Maka, Ia menegaskan dengan kemitraan yang kokoh dan sustainable antara ASEAN dan AS akan berdampak tak hanya bagi  ASEAN tapi juga Amerika. 

Hanya saja, kemitraan tersebut kata Jokowi akan jika diiringi komitmen kuat dari kedua belah pihak dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. 

Baca Juga: Tahun Depan, Joe Biden Siap Kembali Maju di Bursa Presiden AS

Di depan Wakil Presiden Amerika Serikat Presiden Jokowi juga menegaskan, ASEAN telah sepakat untuk terus menjalankan fungsinya sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas kawasan. Dimana Indo-Pasifik harus menjadi platform bagi kolaborasi. 

"Oleh sebab itu, ASEAN mengajak AS untuk menjadi positive force dalam menciptakan Indo-Pasifik yang damai stabil dan sejahtera melalui kerja sama konkret yang inklusif," ujarnya.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×