kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

ASEAN Jadi Urat Nadi Perdagangan Internasional 2045, Jokowi Ajak AS Jalin Kemitaraan


Rabu, 06 September 2023 / 18:12 WIB
Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris, sebelum ASEAN - U.S. Summit di Jakarta, Rabu (6/9/2023). Media Center KTT ASEAN 2023/Dwi Prasetya/foc.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, ASEAN menjadi kawasan yang menjanjikan. Di mana ASEAN diprediksi akan memiliki peran penting dalam perekonomian global. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam Pertemuan KTT ASEAN-Amerika Serikat dalam rangkaian kegiatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/9).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan para pemimpin negara-negara ASEAN.

Baca Juga: Presidan AS Joe Biden Tidak Hadir di KTT ASEAN untuk Penuhi Undangan Indonesia

"Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat menjanjikan, yang diprediksi pada tahun 2045 menjadi urat nadi perdagangan internasional. Dan berkontribusi 5,4% terhadap GDP dunia," kata Jokowi, Rabu (6/9).

Maka, Ia menegaskan dengan kemitraan yang kokoh dan sustainable antara ASEAN dan AS akan berdampak tak hanya bagi  ASEAN tapi juga Amerika. 

Hanya saja, kemitraan tersebut kata Jokowi akan jika diiringi komitmen kuat dari kedua belah pihak dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. 

Baca Juga: Tahun Depan, Joe Biden Siap Kembali Maju di Bursa Presiden AS

Di depan Wakil Presiden Amerika Serikat Presiden Jokowi juga menegaskan, ASEAN telah sepakat untuk terus menjalankan fungsinya sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas kawasan. Dimana Indo-Pasifik harus menjadi platform bagi kolaborasi. 

"Oleh sebab itu, ASEAN mengajak AS untuk menjadi positive force dalam menciptakan Indo-Pasifik yang damai stabil dan sejahtera melalui kerja sama konkret yang inklusif," ujarnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×