kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.796   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Australia: Indonesia harus pastikan Abu Bakar Ba'asyir tidak lagi berbahaya


Selasa, 05 Januari 2021 / 15:17 WIB
Australia: Indonesia harus pastikan Abu Bakar Ba'asyir tidak lagi berbahaya
ILUSTRASI. Abu Bakar Ba'asyir ketika mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/3/2011)


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - CANBERRA. Indonesia harus memastikan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tidak memicu lebih banyak kekerasan, Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan.

Abu Bakar Ba'asyir divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2011. Putusan itu tak berubah hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung. 

Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, ini terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

"Kedutaan kami di Jakarta telah menjelaskan keprihatinan kami bahwa orang-orang seperti itu dicegah untuk menghasut orang lain untuk melakukan serangan di masa depan terhadap warga sipil yang tidak bersalah," kata Payne.

Dalam sebuah pernyataan Selasa (5/1) seperti dikutip Reuters, Payne menyebutkan, Australia telah memberi tahu Indonesia untuk memastikan Abu Bakar Ba'asyir tidak lagi berbahaya bagi orang lain.

Selanjutnya: Soal pembebasan Ba’asyir, Luhut: Australia tidak boleh ikut campur




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×