kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.869   -66,00   -0,37%
  • IDX 5.855   -41,39   -0,70%
  • KOMPAS100 759   -5,93   -0,78%
  • LQ45 578   -5,44   -0,93%
  • ISSI 203   -0,09   -0,04%
  • IDX30 328   -3,25   -0,98%
  • IDXHIDIV20 403   -4,46   -1,09%
  • IDX80 86   -0,63   -0,73%
  • IDXV30 109   -0,56   -0,51%
  • IDXQ30 106   -1,17   -1,10%

Australia tersengat defisit neraca perdagangan!


Selasa, 05 April 2011 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Warga melistas di depan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kelurahan Bolowerti, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/8). Pemerintah daerah setempat mendapatkan subsidi keuangan dari pabrik rokok tersebut sebesar 80 persen dan juga mendapatkan dana bagi has


Reporter: Barratut Taqiyyah, BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Di luar prediksi, Australia membukukan defisit neraca perdagangan pada Febuari lalu. Rupa-rupanya dua musibah alam besar yang melanda Negeri Kanguru itu memukul tingkat ekspor Australia.

Berdasarkan data terakhir, defisit neraca perdagangan berada di posisi A$ 205 juta atau US$ 212 juta. Ini merupakan defisit pertama dalam 11 bulan terakhir. Sementara, analis memperkirakan neraca perdagangan akan surplus dengan nilai mendekati A$ 950 juta.

Seperti yang diketahui, negara bagian Queensland dan Victoria terkena serangan banjir dan angin puyuh pada Januari dan Febuari. Padahal, dua negara bagian itu merupakan dua kawasan yang sangat kaya. Sebagai hasilnya, ada penurunan pengiriman logam dan mineral sehingga menyeret penurunan tingkat ekspor sebesar 8%.

Secara keseluruhan, tingkat ekspor Australia turun 2% pada Febuari lalu menjadi A$ 22,8 miliar. Sedangkan tingkat impor naik 5% menjadi A$ 23 miliar.




TERBARU

[X]
×