Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - BOGOTA. Gempa bumi yang mengguncang sejumlah kota besar di wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) menewaskan sedikitnya 265 orang. Hingga Rabu (12/8), sebanyak 496 orang masih dinyatakan hilang.
Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengatakan tim penyelamat kini memprioritaskan pencarian warga yang belum ditemukan. Jumlah korban dikhawatirkan masih dapat bertambah seiring proses pencarian dan evakuasi terus berlangsung.
Baca Juga: Banjir Terjang Kebun Binatang di Tiongkok, Tiga Singa Tewas dan 100 Satwa Hilang
"Upaya kami saat ini difokuskan pada mereka yang masih hilang," kata De La Espriella kepada wartawan, Rabu.
Gempa tersebut melanda beberapa kota besar di bagian barat Kolombia pada awal pekan. Besarnya jumlah korban meninggal dan warga yang belum ditemukan membuat operasi pencarian menjadi fokus utama pemerintah.
Tim penyelamat terus menyisir wilayah terdampak untuk menemukan korban yang kemungkinan masih tertimbun maupun terisolasi akibat gempa.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,6 Menggoyang Ternate, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Pemerintah Kolombia masih melakukan pendataan korban dan dampak kerusakan di sejumlah wilayah terdampak. Angka korban diperkirakan dapat berubah seiring proses pencarian dan identifikasi berlangsung.











![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
