Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Film fiksi ilmiah terbaru garapan James Cameron, Avatar: Fire and Ash, berhasil melampaui pendapatan box office global sebesar US$ 1 miliar. Capaian ini menjadikan Fire and Ash sebagai film keempat Cameron yang sukses menembus ambang prestisius tersebut di pasar global.
Walt Disney Studios pada Minggu (waktu setempat) mengungkapkan bahwa Avatar: Fire and Ash telah mengumpulkan US$ 1,03 miliar dari penjualan tiket di seluruh dunia. Film ini kembali membawa penonton ke planet Pandora yang dikenal dengan visual spektakuler dan teknologi sinematik mutakhir.
Fire and Ash merupakan film ketiga dalam waralaba Avatar, yang secara kumulatif telah meraup pendapatan US$ 6,35 miliar secara global. Film ini melanjutkan kisah dari Avatar: The Way of Water, dengan fokus pada karakter Jake Sully (Sam Worthington) dan Neytiri (Zoe Saldana) yang masih berduka atas kehilangan putra mereka.
“Film-film ini secara konsisten mampu menarik penonton kembali ke bioskop,” ujar Paul Dergarabedian, Head of Marketplace Trends di Comscore. Ia menilai bahwa format visual 3D yang memukau membuat film Avatar sangat ideal untuk dinikmati di layar lebar.
Sebagai catatan, film pertama Avatar yang dirilis pada 2009 mencetak sejarah dengan pendapatan US$ 2,9 miliar, menjadikannya film terlaris sepanjang masa dalam nominal absolut.
Namun, jika disesuaikan dengan inflasi dan harga tiket rata-rata lintas dekade, posisinya masih berada di bawah film klasik Gone With the Wind (1939), menurut data Comscore.
Selang 13 tahun kemudian, Cameron merilis Avatar: The Way of Water pada 2022. Film tersebut meraih pendapatan lebih dari US$ 2,3 miliar di seluruh dunia dan memenangkan Piala Oscar untuk kategori Best Achievement in Visual Effects.
Untuk film terbaru ini, Disney melaporkan bahwa Avatar: Fire and Ash berhasil membukukan pendapatan US$ 306 juta di Amerika Serikat dan Kanada, serta US$ 777,1 juta dari pasar internasional. Perilisannya yang bertepatan dengan musim liburan turut menjadi pendorong kuat kinerja box office film ini.
Kesuksesan Avatar: Fire and Ash semakin menegaskan reputasi James Cameron sebagai salah satu sutradara tersukses dalam sejarah perfilman. Sebelumnya, Cameron juga mencetak film berpendapatan miliaran dolar lewat Titanic (1997), yang hingga kini telah mengumpulkan hampir US$ 2,3 miliar di box office global.
Dengan capaian ini, waralaba Avatar kembali membuktikan daya tarik kuatnya di industri film dunia dan memperkuat posisi James Cameron sebagai maestro film epik berskala global.












