kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Renggut Lebih dari 600 Korban Jiwa


Minggu, 30 November 2025 / 18:32 WIB
Banjir dan Longsor di Asia Tenggara Renggut Lebih dari 600 Korban Jiwa
ILUSTRASI. Lebih dari 600 jiwa jadi korban banjir dan longsor di Asia Tenggara. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/sgd


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Bencana banjir dan tanah longsor efek badai di kawasan Asia Tenggara telah meningkat jadi lebih dari 600 jiwa. Sebagian besar ada di Indonesia.

Selain Indonesia, Malaysia dan Thailand juga menghadapi kerusakan skala besar usai badai tropis langka yang terbentuk di Selat Malaka. Badai ini memicu hujan lebat dan hembusan angin kencang selama sepekan terakhir.

Lebih dari 4 juta orang terdampak akibat bencana tersebut. Hampir 3 juta warga di Thailand selatan terdampak dan 1,1 juta di Indonesia barat.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand melaporkan jumlah korban tewas akibat banjir di Thailand selatan mencapai 170 orang. Selain itu ada 102 orang mengalami luka-luka. Provinsi Songkhla mencatat jumlah korban tewas tertinggi, yaitu 131 orang.

Baca Juga: Asia Tenggara Darurat Cuaca Ekstrem: Vietnam, Thailand, & Malaysia Dilanda Banjir

Jumat lalu (28/11), curah hujan di Hat Yai, kota terbesar di Songkhla, mencapai curah hujan 335 mm. Ini curah hujan  tertinggi sehari dalam 300 tahun terakhir. Padahal. hujan deras sudah turun selama berhari-hari di kota ini.

Di Malaysia, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) negara tersebut, ada sekitar 18.700 orang yang terpaksa mengungsi di pusat-pusat evakuasi,

Beberapa wilayah di negara ini dilanda hujan lebat dan angin kencang pekan lalu. Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan telah mengevakuasi lebih dari 6.200 warga negara Malaysia yang terlantar di Thailand.

Pada Minggu (30/11), Kementerian Luar Negeri Malaysia mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya yang tinggal di Sumatra Barat, Indonesia, untuk mendaftar ke konsulat setempat guna mendapatkan bantuan. Kemenlu Malaysia menyatakan seorang warga negara Malaysia berusia 30 tahun dilaporkan hilang usai tanah longsor di daerah tersebut.

Selanjutnya: Nilai Ekspor Kopi Melonjak pada September 2025, Ini Kata AEKI

Menarik Dibaca: Hasil Syed Modi India International 2025, Indonesia Bawa Pulang Juara Ganda Campuran




TERBARU

[X]
×