Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Bencana banjir dan tanah longsor efek badai di kawasan Asia Tenggara telah meningkat jadi lebih dari 600 jiwa. Sebagian besar ada di Indonesia.
Selain Indonesia, Malaysia dan Thailand juga menghadapi kerusakan skala besar usai badai tropis langka yang terbentuk di Selat Malaka. Badai ini memicu hujan lebat dan hembusan angin kencang selama sepekan terakhir.
Lebih dari 4 juta orang terdampak akibat bencana tersebut. Hampir 3 juta warga di Thailand selatan terdampak dan 1,1 juta di Indonesia barat.
Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand melaporkan jumlah korban tewas akibat banjir di Thailand selatan mencapai 170 orang. Selain itu ada 102 orang mengalami luka-luka. Provinsi Songkhla mencatat jumlah korban tewas tertinggi, yaitu 131 orang.
Baca Juga: Asia Tenggara Darurat Cuaca Ekstrem: Vietnam, Thailand, & Malaysia Dilanda Banjir
Jumat lalu (28/11), curah hujan di Hat Yai, kota terbesar di Songkhla, mencapai curah hujan 335 mm. Ini curah hujan tertinggi sehari dalam 300 tahun terakhir. Padahal. hujan deras sudah turun selama berhari-hari di kota ini.
Di Malaysia, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) negara tersebut, ada sekitar 18.700 orang yang terpaksa mengungsi di pusat-pusat evakuasi,
Beberapa wilayah di negara ini dilanda hujan lebat dan angin kencang pekan lalu. Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan telah mengevakuasi lebih dari 6.200 warga negara Malaysia yang terlantar di Thailand.
Pada Minggu (30/11), Kementerian Luar Negeri Malaysia mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya yang tinggal di Sumatra Barat, Indonesia, untuk mendaftar ke konsulat setempat guna mendapatkan bantuan. Kemenlu Malaysia menyatakan seorang warga negara Malaysia berusia 30 tahun dilaporkan hilang usai tanah longsor di daerah tersebut.













