kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bank Dunia dan IMF mendesak keringanan utang untuk negara-negara termiskin


Rabu, 25 Maret 2020 / 22:51 WIB
Bank Dunia dan IMF mendesak keringanan utang untuk negara-negara termiskin
ILUSTRASI. International Monetary Fund (IMF)

Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak kreditur bilateral resmi untuk memberikan keringanan utang segera ke negara-negara termiskin di dunia karena mereka bergulat dengan konsekuensi parah akibat virus corona yang menyebar dengan cepat.

Mengutip Reuters, Rabu (25/3),dalam pernyataan bersama, lembaga-lembaga meminta kreditur bilateral resmi untuk segera menangguhkan pembayaran utang dari negara-negara anggota asosiasi pembangunan internasional (IDA) jika diminta.

Negara-negara itu yang dihuni oleh seperempat populasi dunia dan dua pertiga dari populasi dunia yang hidup dalam kemiskinan ekstrim akan paling terpukul oleh pandemi virus corona.

Baca Juga: IMF proyeksi resesi ekonomi global pada 2020

"Ini akan membantu kebutuhan likuiditas langsung negara-negara IDA untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh wabah virus corona dan memberikan waktu untuk penilaian dampak krisis dan kebutuhan pembiayaan untuk setiap negara," kata IMF dan Bank Dunia.

Sebagian besar dari 76 negara yang menerima dukungan IDA memiliki pendapatan nasional bruto per kapita di bawah US$ 1,175 per tahun. Ambang batas ini diperbarui setiap tahun.

Bank Dunia dan IMF mengatakan penundaan pembayaran utang, konsisten dengan hukum nasional negara-negara kreditur akan memberikan rasa lega global untuk negara-negara berkembang dan mengirim sinyal kuat ke pasar keuangan.

Mereka mendesak negara-negara G20 untuk mendukung seruan mereka untuk bertindak.

Para pemimpin G20 akan mengadakan KTT virtual pada hari Kamis untuk membahas rencana aksi untuk menangani pandemi yang memburuk.

Virus corona baru, yang berasal dari China pada bulan Desember, telah menginfeksi lebih dari 438.000 orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 19.000, menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins.

Baca Juga: Bank Dunia gelontorkan pinjaman US$ 300 juta untuk Indonesia

Bank Dunia dan IMF mengundang para pemimpin G20 untuk menilai dampak krisis dan kebutuhan keuangan untuk masing-masing negara IDA, termasuk mengidentifikasi mereka yang memiliki situasi utang tidak berkelanjutan, dan untuk menyiapkan proposal untuk tindakan komprehensif oleh kreditor resmi bilateral.

Mereka mengatakan akan mencari pengesahan proposal pada Spring Meeting Bank Dunia dan IMF bulan depan.





Close [X]
×