kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Bank Dunia Optimistis Ekonomi China & RI Tumbuh 4,8%, Tapi Momentum Bisa Melemah 2026


Rabu, 08 Oktober 2025 / 05:12 WIB
Bank Dunia Optimistis Ekonomi China & RI Tumbuh 4,8%, Tapi Momentum Bisa Melemah 2026
ILUSTRASI. Bank Dunia (World Bank) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China dan Indonesia untuk tahun 2025 menjadi 4,8%. REUTERS/Kim Kyung-Hoon


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Bank Dunia juga merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025.

Dalam laporan bertajuk World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 4,8% pada 2025, naik dari proyeksi sebelumnya 4,7% pada April 2025.

Sementara itu, proyeksi untuk tahun 2026 tidak berubah, tetap di level 4,8%.

Kenaikan proyeksi ini dipengaruhi oleh meningkatnya hambatan perdagangan, ketidakpastian kebijakan ekonomi global, serta melambatnya ekonomi dunia. Bank Dunia juga mencatat adanya ketidakpastian politik dan kebijakan di dalam negeri yang dapat memengaruhi arah pertumbuhan.

Tonton: Pemerintah China Bakal Permudah Impor dan Ekspor Emas, Ini Tujuannya

“Misalnya fokus saat ini adalah pada subsidi untuk sektor pangan, transportasi, dan energi, serta investasi yang diarahkan oleh negara untuk meningkatkan permintaan agregat,” tulis Bank Dunia dalam laporannya, Selasa (7/10/2025).

Di sisi lain, World Bank menilai bahwa BUMN cenderung menunjukkan produktivitas yang lebih rendah dibandingkan perusahaan swasta dalam sektor manufaktur yang sama.

"Selain itu, keberadaan BUMN dikaitkan dengan berkurangnya penciptaan lapangan kerja dan produktivitas perusahaan lain di sektor tersebut," katanya.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×