kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Belanja Alphabet Bisa Tembus US$185 Miliar, Bisnis Cloud Melejit di Tengah Perang AI


Kamis, 05 Februari 2026 / 10:46 WIB
Belanja Alphabet Bisa Tembus US$185 Miliar, Bisnis Cloud Melejit di Tengah Perang AI
ILUSTRASI. Alphabet, induk usaha Google (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Selain sektor enterprise, adopsi Gemini juga meningkat di kalangan pengguna ritel. Aplikasi asisten AI Gemini kini memiliki lebih dari 750 juta pengguna bulanan, naik sekitar 100 juta dibandingkan November. 

Sementara itu, jumlah kueri harian pada fitur AI Mode di mesin pencari Google dilaporkan telah berlipat ganda sejak diluncurkan.

Integrasi AI juga berdampak langsung pada bisnis iklan. Google menyebut Gemini membantu memonetisasi pencarian panjang dan kompleks yang sebelumnya sulit diolah menjadi pendapatan iklan.

Baca Juga: Tesla Akan Kucurkan Belanja Modal US$ 20 Miliar untuk Kembangkan Mobil Listrik Otonom

Secara keseluruhan, Alphabet membukukan pendapatan kuartalan sebesar US$113,83 miliar, melampaui estimasi analis sebesar US$111,43 miliar. Laba per saham yang disesuaikan tercatat US$2,82, juga lebih tinggi dari perkiraan pasar di level US$2,63.

Dengan lonjakan kinerja cloud dan adopsi AI yang kian luas, Alphabet kini semakin dipandang sebagai pemain hyperscaler sejajar dengan Amazon dan Microsoft, sekaligus mempertegas ambisinya dalam persaingan global teknologi AI.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×