kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.203   45,00   0,26%
  • IDX 7.637   15,50   0,20%
  • KOMPAS100 1.056   3,79   0,36%
  • LQ45 759   1,39   0,18%
  • ISSI 277   0,91   0,33%
  • IDX30 404   0,85   0,21%
  • IDXHIDIV20 491   2,42   0,50%
  • IDX80 118   0,40   0,34%
  • IDXV30 140   1,19   0,86%
  • IDXQ30 129   0,39   0,30%

Beli sistem pertahanan S-400 dari Rusia, Turki kena sanksi AS


Selasa, 15 Desember 2020 / 13:33 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal anti-pesawat S-400 Rusia


Sumber: People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Turki berencana untuk membeli 100 jet F-35 dan merupakan produsen untuk beberapa komponen jet tempur siluman canggih yang dilengkapi dengan Amerika Serikat dan sekutu utamanya. Pemerintahan Trump menghentikan keterlibatan Turki dengan program F-35 ketika Ankara mulai menerima pengiriman sistem S-400 pada Juli 2019.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkonfirmasi pada bulan Oktober bahwa tentara Turki telah menguji sistem pertahanan udara S-400. Pernyataan Erdogan memicu kecaman dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Terancam disanksi karena beli senjata dari Rusia, Erdogan: AS tak menghormati Turki

Rusia dan Turki menyelesaikan kesepakatan sistem pertahanan udara S-400 senilai sekitar US$ 2,5 miliar pada 2017, dan pengiriman selesai pada 2019. Turki adalah anggota NATO pertama yang membeli sistem semacam itu dari Rusia.

Selanjutnya: Terancam kena sanksi Uni Eropa, Erdogan: Turki tak pernah takut!




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×