kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.736   -204,78   -3,45%
  • KOMPAS100 758   -27,64   -3,52%
  • LQ45 571   -17,85   -3,03%
  • ISSI 199   -7,18   -3,49%
  • IDX30 324   -9,90   -2,96%
  • IDXHIDIV20 403   -9,33   -2,26%
  • IDX80 86   -3,04   -3,43%
  • IDXV30 110   -3,34   -2,95%
  • IDXQ30 105   -2,88   -2,67%

Beli sistem pertahanan S-400 dari Rusia, Turki kena sanksi AS


Selasa, 15 Desember 2020 / 13:33 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal anti-pesawat S-400 Rusia


Sumber: People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Turki berencana untuk membeli 100 jet F-35 dan merupakan produsen untuk beberapa komponen jet tempur siluman canggih yang dilengkapi dengan Amerika Serikat dan sekutu utamanya. Pemerintahan Trump menghentikan keterlibatan Turki dengan program F-35 ketika Ankara mulai menerima pengiriman sistem S-400 pada Juli 2019.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkonfirmasi pada bulan Oktober bahwa tentara Turki telah menguji sistem pertahanan udara S-400. Pernyataan Erdogan memicu kecaman dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Terancam disanksi karena beli senjata dari Rusia, Erdogan: AS tak menghormati Turki

Rusia dan Turki menyelesaikan kesepakatan sistem pertahanan udara S-400 senilai sekitar US$ 2,5 miliar pada 2017, dan pengiriman selesai pada 2019. Turki adalah anggota NATO pertama yang membeli sistem semacam itu dari Rusia.

Selanjutnya: Terancam kena sanksi Uni Eropa, Erdogan: Turki tak pernah takut!




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×