kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Beli sistem pertahanan S-400 dari Rusia, Turki kena sanksi AS


Selasa, 15 Desember 2020 / 13:33 WIB
ILUSTRASI. Sistem rudal anti-pesawat S-400 Rusia


Sumber: People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Turki berencana untuk membeli 100 jet F-35 dan merupakan produsen untuk beberapa komponen jet tempur siluman canggih yang dilengkapi dengan Amerika Serikat dan sekutu utamanya. Pemerintahan Trump menghentikan keterlibatan Turki dengan program F-35 ketika Ankara mulai menerima pengiriman sistem S-400 pada Juli 2019.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkonfirmasi pada bulan Oktober bahwa tentara Turki telah menguji sistem pertahanan udara S-400. Pernyataan Erdogan memicu kecaman dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Terancam disanksi karena beli senjata dari Rusia, Erdogan: AS tak menghormati Turki

Rusia dan Turki menyelesaikan kesepakatan sistem pertahanan udara S-400 senilai sekitar US$ 2,5 miliar pada 2017, dan pengiriman selesai pada 2019. Turki adalah anggota NATO pertama yang membeli sistem semacam itu dari Rusia.

Selanjutnya: Terancam kena sanksi Uni Eropa, Erdogan: Turki tak pernah takut!




TERBARU

[X]
×