kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Benahi bisnis, Playboy segera go private


Jumat, 14 Januari 2011 / 16:05 WIB
Benahi bisnis, Playboy segera go private


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

NEW YORK. Playboy Enterprises Inc segera selesaikan proses go private. Hugh M Hefner pendiri Playboy berencana menambah kepemilikannya dengan membeli saham yang beredar di publik senilai US$ 207 juta. Saat ini, majalah berusia 58 tahun tersebut berada dalam kondisi merugi karena mengalami kemrosotan penjualan.

Hafner yang saat ini berusia 84 tahun menawarkan membeli saham kelas A dan kelas B seharga US$ 6,15 per saham. Artinya terdapat premi sebesar 18%dibanding dengan penutupan harga saham kelas B 7 Januari lalu di US$ 5,20 per saham. Juli, Hafner akan mambayar US$ 5,50 per saham dalam bentuk tunai.

Keputusan tersebut didukung oleh manajemen Playboy untuk mengontrol Friend Finder Networks Inc, pemilik majalah dewasa Penthouse. Friend Finderpada sebelumnya mengatakan akan menawarkan Playboy seharga $ 210 juta.

Perjanjian tersebut akan dilakukan oleh Icon Acquisition Holdings LP perusahaan lain yang didirikan oleh Hefner. Icon telah menerima komitmen dari Rizvi Traverse Management LLC dan Jefferies & Co membiayai transaksi. Hefner memiliki 69,5% saham Playboy Kelas A dan 27,7% saham kelas B.

"Perjanjian ini akan memberikan sumber daya baru dan fleksibilitas," ujar hefner. Menurutnya, Playboy berencana membenahi konten agar lebih unik dan bisa berkembang sebagai majalah dunia.

Saham Playboy Kelas B naik 89 sen, atau 17% menjadi $ 6,09 dalam perdagangan New York Stock Exchange. Artinya sudah meningkat 63% dari tahun lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×