kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Biden: AS dan Sekutu Siap Respons dengan Tegas Serangan Rusia ke Ukraina


Kamis, 24 Februari 2022 / 11:45 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joe Biden menegaskan, AS dan sekutu bakal merespons dengan tegas terhadap serangan yang tidak beralasan oleh Rusia ke Ukraina. REUTERS/Kevin Lamarque.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat dan sekutu bakal merespons dengan cara bersatu dan tegas terhadap serangan yang tidak beralasan dan tidak bisa dibenarkan oleh pasukan militer Rusia di Ukraina, Presiden AS Joe Biden menegaskan.

"Presiden (Vladimir) Putin telah memilih perang terencana yang akan membawa korban jiwa dan penderitaan manusia," kata Biden dalam sebuah pernyataan, Kamis (24/2), setelah ledakan terdengar di ibu kota Ukraina, Kyiv.

"Rusia sendiri bertanggungjawab atas kematian dan kehancuran yang akan ditimbulkan serangan ini. Dunia akan meminta pertanggungjawaban Rusia," tegasnya, seperti dikutip Reuters.

Putin pada Kamis (24/2) mengizinkan operasi militer di Ukraina Timur, menjadi langkah yang bisa menjadi awal perang di Eropa.

Baca Juga: Putin: Saya Telah Membuat Keputusan Operasi Militer di Ukraina Timur

Tak lama setelah Putin berbicara, ledakan terdengar di kejauhan dari ibu kota Ukraina, Kyiv. Sementara tembakan terdengar di dekat Bandara Boryspil, kantor berita Interfax melaporkan mengutip media lokal.

Ledakan juga mengguncang Kota Donetsk di Ukraina Timur yang memisahkan diri, dan pesawat sipil diperingatkan saat Amerika Serikat mengatakan serangan besar oleh Rusia terhadap Ukraina sudah dekat.

Putin mengatakan, dia telah mengizinkan operasi militer khusus di daerah yang memisahkan diri di Ukraina Timur, sehingga  bentrokan antara pasukan Rusia dan Ukraina hanya masalah waktu.

“Saya telah membuat keputusan operasi militer,” katanya dalam sebuah pernyataan mengejutkan yang disiarkan langsung di televisi sesaat sebelum pukul 6 pagi waktu Moskow, seperti dilansir Reuters.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×