kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.942   -70,00   -0,39%
  • IDX 6.027   141,42   2,40%
  • KOMPAS100 798   23,24   3,00%
  • LQ45 602   15,33   2,61%
  • ISSI 206   5,24   2,60%
  • IDX30 343   8,23   2,46%
  • IDXHIDIV20 423   8,53   2,06%
  • IDX80 90   2,47   2,81%
  • IDXV30 113   2,98   2,70%
  • IDXQ30 110   2,17   2,01%

Putri Sulung Raja Thailand Wafat di Usia 47 Tahun Setelah Hampir Empat Tahun Koma


Jumat, 12 Juni 2026 / 09:30 WIB
Putri Sulung Raja Thailand Wafat di Usia 47 Tahun Setelah Hampir Empat Tahun Koma
ILUSTRASI. Putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, yakni Princess Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, (REUTERS/Athit Perawongmetha)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Kabar duka datang dari keluarga kerajaan Thailand. Putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, yakni Princess Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah menjalani sakit berkepanjangan dan hampir empat tahun berada dalam kondisi koma.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Istana Kerajaan Thailand pada Jumat (12/6/2026), Putri Bajrakitiyabha mengembuskan napas terakhir pada Kamis malam waktu setempat setelah kondisi kesehatannya terus memburuk akibat infeksi intra-abdomen, radang usus besar (kolitis), tekanan darah rendah, gangguan irama jantung, serta gangguan pembekuan darah.

Baca Juga: Bursa Korea Selatan Melonjak 8% Jumat (12/6), Harapan Damai AS-Iran Picu Reli

Putri yang akrab disapa “Princess Pa” itu sebelumnya dirawat di rumah sakit sejak Desember 2022 setelah tiba-tiba kehilangan kesadaran akibat gangguan jantung saat melakukan kunjungan ke Provinsi Nakhon Ratchasima di timur laut Thailand.

Ia kemudian diterbangkan ke Bangkok dengan helikopter untuk menjalani perawatan intensif.

Lahir pada 7 Desember 1978, Bajrakitiyabha merupakan putri dari Raja Maha Vajiralongkorn dan istri pertamanya, Putri Soamsawali.

Selama hidupnya, ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan publik, diplomasi, dan advokasi sosial. Putri Bajrakitiyabha menempuh pendidikan hukum di Cornell University hingga meraih gelar magister dan doktor, sebelum berkarier sebagai jaksa di kantor Kejaksaan Agung Thailand pada periode 2006–2011.

Ia juga pernah menjabat sebagai duta besar Thailand untuk Austria, Slovenia, dan Slovakia pada 2012–2014.

Selain itu, ia mendirikan yayasan yang fokus memperjuangkan hak-hak narapidana perempuan, khususnya mereka yang sedang hamil.

Pada 2017, Putri Bajrakitiyabha ditunjuk sebagai duta kehormatan untuk supremasi hukum di Asia Tenggara oleh United Nations Commission on Crime Prevention and Criminal Justice.

Baca Juga: Trump Kejar Kemenangan Politik Baru Lewat Pembatalan Impeachment

Pada 2021, ia bergabung dengan militer Thailand dan memperoleh pangkat jenderal serta menjabat Kepala Staf di Komando Keamanan Kerajaan.

Putri Bajrakitiyabha merupakan salah satu dari tiga anak Raja Maha Vajiralongkorn yang memiliki gelar resmi kerajaan dan memenuhi syarat untuk mewarisi takhta berdasarkan konstitusi Thailand.

Pemerintah Thailand diperkirakan akan menetapkan masa berkabung nasional, sementara prosesi pemakaman kerajaan akan digelar sesuai tradisi kerajaan Thailand.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×