Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Pasar saham Asia dibuka dengan hati-hati pada Senin (16/3/2026), seiring ketegangan di Teluk Persia yang membuat harga minyak tetap tinggi.
Lonjakan energi ini menambah tekanan pada inflasi global, mempersulit bank sentral untuk mengambil kebijakan baru minggu ini, kecuali kemungkinan kenaikan suku bunga tunggal.
Baca Juga: Harga Rumah Baru di China Terus Turun, Sektor Properti Masih Tertekan
Ada secercah harapan: Wall Street Journal melaporkan bahwa pemerintahan Trump berencana mengumumkan pekan ini bahwa beberapa negara telah sepakat membentuk koalisi untuk mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump kepada Financial Times menyebut bahwa jika sekutu tidak membantu, hal itu akan “sangat buruk bagi masa depan NATO.”
Di Eropa, para menteri luar negeri Uni Eropa akan membahas kemungkinan memperkuat misi angkatan laut kecil di Timur Tengah, meski setiap operasi di Selat Hormuz tetap berisiko tinggi.
Di pasar energi, minyak Brent naik 0,8% menjadi US$104,01 per barel, sementara minyak mentah AS turun tipis 0,2% ke US$98,48.
“Perkiraan bank sentral akan cenderung memperkirakan inflasi lebih tinggi dan pertumbuhan lebih rendah,” kata Bruce Kasman, kepala ekonom JPMorgan.
“Kondisi ini membuat kami menunda atau membatalkan aksi sebagian besar bank sentral yang diperkirakan bergerak pada Maret dan April.”
Baca Juga: Mata Uang Asia Campur Aduk Senin (16/3): Dolar Taiwan dan Peso Filipina Paling Loyo
Kinerja Pasar Saham
Indeks Nikkei Jepang turun 0,8%, sementara saham Korea Selatan naik tipis 0,2% setelah keduanya kehilangan laju pekan lalu.
Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang melemah 0,1%, dan saham blue chip China turun 0,5%, meski data penjualan ritel dan produksi industri Januari-Februari melampaui ekspektasi, sementara harga rumah terus menurun.
Pejabat tinggi AS dan China juga bertemu di Paris untuk membahas potensi kesepakatan di sektor pertanian, mineral kritis, dan perdagangan terkelola, yang nantinya akan menjadi pertimbangan Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping saat kunjungan AS ke Beijing.
Baca Juga: Harga Minyak Turun Senin (16/3) Pagi, Trump Desak Negara Lain Amankan Selat Hormuz
Bank Sentral dan Obligasi
Di Eropa, futures EUROSTOXX 50 dan DAX masing-masing naik 0,2%, sementara FTSE futures bertambah 0,3%. S&P 500 dan Nasdaq futures menguat 0,4% dalam perdagangan yang fluktuatif.
Kekhawatiran tentang AI tetap menjadi fokus saat Nvidia menggelar konferensi GTC di Silicon Valley minggu ini, memamerkan kemajuan terbaru pada chip dan infrastruktur AI.
Kenaikan harga energi, ditambah tekanan pada anggaran akibat belanja pertahanan yang meningkat, memicu lonjakan imbal hasil obligasi global. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun mencapai 4,267%, naik 32 basis poin sejak perang dimulai.
Peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve hingga Juni turun menjadi 26% dari sebelumnya 69%.
Fokus investor akan tertuju pada nada pernyataan dan konferensi pers, termasuk apakah proyeksi median “dot plot” menghapus kemungkinan pelonggaran lebih lanjut tahun ini.
Di bank sentral lain, sebagian besar diperkirakan akan menahan suku bunga, kecuali Reserve Bank of Australia yang kemungkinan menaikkan 0,25 poin menjadi 4,1% untuk menahan inflasi domestik.
Baca Juga: Dolar Stabil Senin (16/3), Minggu Padat Bank Sentral di Tengah Konflik Timur Tengah
Nilai Tukar dan Komoditas
Volatilitas pasar membuat dolar AS menguat sebagai penyimpan likuiditas. AS sebagai eksportir energi bersih memberi keuntungan relatif dibanding Eropa dan sebagian besar Asia yang menjadi importir bersih.
Pada Senin pagi, dolar sedikit melemah di 159,47 yen, mendekati puncak 20 bulan 159,75, dengan investor waspada agar penembusan 160,00 tidak memicu intervensi dari Jepang.
Euro berada dekat level terendah tujuh bulan di $1,1445, berpotensi menembus support penting $1,1392 yang bisa mendorong penurunan menuju $1,1065.
Di pasar komoditas, emas nyaris stabil di $5.012 per ons, belum menunjukkan daya tarik signifikan sebagai aset safe haven atau lindung nilai terhadap risiko inflasi.













