kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bursa Australia Naik Tipis Selasa (16/9) Pagi, Pasar Tunggu Keputusan RBA & The Fed


Selasa, 16 September 2025 / 09:18 WIB
Bursa Australia Naik Tipis Selasa (16/9) Pagi, Pasar Tunggu Keputusan RBA & The Fed
ILUSTRASI. A board displaying stock prices is adorned with the Australian Securities Exchange (ASX) logo in central Sydney, Australia, February 13, 2018. REUTERS/David Gray


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia ditutup menguat tipis pada Selasa (16/9/2025), didorong oleh kenaikan emiten komoditas yang menutupi pelemahan sektor keuangan.

Investor tetap berhati-hati menunggu data pengangguran yang dapat memengaruhi kebijakan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA).

Baca Juga: Ekonomi Australia Stabil, RBA Potong Suku Bunga November?

Indeks S&P/ASX 200 naik 0,3% ke level 8.874,90. Pasar memperkirakan RBA akan berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter pada pertemuan 29-30 September, dengan peluang pemangkasan suku bunga bulan ini yang sangat tipis.

Probabilitas penurunan suku bunga pada November kini hanya 70%.

Saham pertambangan menguat 1,4% ke level tertinggi dalam dua pekan, mengikuti kenaikan harga tembaga global ke titik tertinggi 15 bulan. BHP, Rio Tinto, dan Fortescue naik antara 1% hingga 1,6%.

Baca Juga: ANZ Didenda Rp2,5 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah Regulator Keuangan Australia

Saham emas juga menguat 1,2% setelah harga emas dunia mencetak rekor baru, didorong pelemahan dolar AS. Evolution Mining naik hingga 2,4%.

Sektor energi bertambah 0,6% seiring kenaikan harga minyak, sementara New Hope melonjak 8,3% ke level tertinggi tujuh bulan meski laba tahunannya turun 8%.

Di sisi lain, sektor keuangan melemah 0,1% sehingga menahan kenaikan lebih lanjut.

Investor global kini menunggu keputusan The Federal Reserve pada Rabu (17/9) waktu setempat. Pasar memperkirakan hampir pasti ada pemangkasan suku bunga 25 basis poin.

Baca Juga: Australia Hadapi Risiko Iklim yang Kian Kompleks dan Tumpang Tindih

Sementara itu, indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru stagnan di 13.218,22 dengan fokus pada rilis PDB kuartal II pada Kamis, yang diperkirakan kontraksi 0,3%.

Data ini bisa memperkuat ekspektasi dua kali pemangkasan suku bunga tambahan awal tahun depan.


Tag


TERBARU

[X]
×