kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Ekonomi Australia Stabil, RBA Potong Suku Bunga November?


Selasa, 16 September 2025 / 08:51 WIB
ILUSTRASI. Australia's Reserve Bank Assistant Governor of Business Services Lindsay Boulton displays the new A$10 bank note on the first day of its introduction into the Australian economy in Sydney, Australia, September 20, 2017. REUTERS/Jason Reed


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Bank Sentral Australia (RBA) menilai prospek ekonomi Negeri Kanguru saat ini masih seimbang, dengan risiko datang baik dari sisi positif maupun negatif. Ada pula tanda-tanda konsumsi masyarakat mulai meningkat.

Asisten Gubernur RBA Sarah Hunter dalam konferensi industri keuangan pada Selasa (16/9/2025) mengatakan, inflasi inti bergerak sesuai dengan proyeksi, meski tren disinflasi terlihat melambat.

Baca Juga: ANZ Didenda Rp2,5 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah Regulator Keuangan Australia

Hunter, yang memimpin divisi ekonomi RBA, menambahkan bahwa inflasi inti kini semakin mendekati titik tengah target 2%–3%.

Sementara itu, tujuan RBA tetap menjaga agar perekonomian berada sedekat mungkin dengan kondisi lapangan kerja penuh.

Inflasi inti Australia tercatat 2,7% pada kuartal II-2025, turun jauh dari puncaknya 6,8% pada akhir 2022.

Pertumbuhan ekonomi juga mencapai laju tahunan tercepat dalam hampir dua tahun di kuartal II, seiring mulai meningkatnya belanja konsumen. Namun, inflasi bulanan secara tak terduga melonjak pada Juli.

Data tersebut dinilai investor sebagai alasan agar RBA menahan diri dari pemangkasan suku bunga pada bulan ini.

Baca Juga: Australia Hadapi Risiko Iklim yang Kian Kompleks dan Tumpang Tindih

Meski begitu, kontrak berjangka tetap mencerminkan peluang 80% adanya pemangkasan pada November mendatang.

Sepanjang tahun ini, RBA sudah memangkas suku bunga tiga kali hingga berada di level 3,60%. Pasar juga telah memperhitungkan tambahan pemangkasan sebesar 50 basis poin hingga ke level 3,10%.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×