kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bursa Jepang Anjlok ke Level Terendah Sejak 2020, Imbas Kekhawatiran Tarif Trump


Jumat, 04 April 2025 / 09:58 WIB
Bursa Jepang Anjlok ke Level Terendah Sejak 2020, Imbas Kekhawatiran Tarif Trump
ILUSTRASI. Saham Jepang melorot ke level terendah sejak Agustus pada Jumat (4/4), dan bersiap untuk penurunan mingguan tertajam dalam lima tahun.REUTERS/Kim Kyung-Hoon


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Saham Jepang melorot ke level terendah sejak Agustus pada Jumat (4/4), dan bersiap untuk penurunan mingguan tertajam dalam lima tahun, karena kekhawatiran kan resesi global setelah pengumuman tarif besar-besaran oleh Presiden AS Donald Trump yang mengancam pasar.

Mengutip Reuters, pada pukul 02.30 GMT, indeks Nikkei turun 2,6% ke level 33.818,18, dan diperkirakan akan mencatat penurunan mingguan hampir 9%, jika kerugian terus berlanjut.

Indeks Topix yang lebih luas turun 3,5% menjadi 2.477,96, bersiap untuk penurunan mingguan sebesar 10%. Kedua indeks tersebut mengalami penurunan mingguan tertajam sejak Maret 2020.

Baca Juga: Trump Rilis Tarif Impor, Bursa Saham Asia Kendor

Indeks acuan Wall Street merosot pada hari Kamis, berakhir dengan persentase kerugian harian terbesar dalam beberapa tahun. Perusahaan S&P 500 kehilangan nilai pasar saham gabungan sebesar US$ 2,4 triliun.

Penjualan besar-besaran terjadi setelah Trump pada Rabu (2/4) mengumumkan hambatan perdagangan tertajam di Washington dalam lebih dari 100 tahun, yang membuat investor berebut aset safe haven, termasuk yen, yang menambah tekanan lebih lanjut pada saham Jepang.

"Investor ingin menjual apa yang mereka miliki saat mereka beralih ke mode risk-off minggu ini," ujar Hiroyuki Ueno, kepala strategi di Sumitomo Mitsui Trust Asset Management.

Semua indeks sectoral, kecuali lima dari 33 subindeks industri Bursa Efek Tokyo turun pada hari Jumat, dengan indeks perbankan turun 10%, menjadikannya indeks sektoral dengan kinerja terburuk. Indeks perbankan berada di jalur penurunan lebih dari 20% minggu ini, kinerja mingguan terburuk yang pernah tercatat.

Saham bank Jepang telah mendapatkan popularitas di kalangan investor yang bertaruh pada kenaikan suku bunga Bank of Japan, tetapi momok tarif dan dampak potensialnya terhadap pertumbuhan ekonomi telah memicu spekulasi bahwa bank sentral mungkin perlu menunda kenaikan.

Baca Juga: Bursa Asia Melemah pada Jumat (4/4) Pagi, Mengekor Wall Street

Saham Mitsubishi UFJ Financial Group, salah satu grup perbankan terbesar di Jepang, turun 10,3% dan ditetapkan untuk penurunan satu hari terbesar sejak 5 Agustus.

Wakil Gubernur BOJ Shinichi Uchida mengatakan bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika kemungkinan mencapai target inflasi 2% meningkat, sementara juga memantau dengan cermat risiko yang ditimbulkan oleh tarif AS yang lebih tinggi.

"Tidak seperti aksi jual besar-besaran kemarin, hari ini investor mengganti portofolio mereka dengan menjual eksportir dan membeli saham dengan permintaan domestik," kata Ueno.

Saham Mitsui Fudosan naik 5% sementara East Japan Railway naik 3,8%.

Selanjutnya: Solo Leveling Season 2 Akan Mendapatkan Episode Baru? Ini Link Nonton Episode 1-13

Menarik Dibaca: Asam Urat Disebabkan Oleh Apa? Ini Penjelasan Mengenai Gejala & Penyebabnya


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×