kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.875   -95,00   -0,56%
  • IDX 7.444   106,74   1,45%
  • KOMPAS100 1.039   18,40   1,80%
  • LQ45 762   11,03   1,47%
  • ISSI 262   4,65   1,81%
  • IDX30 402   4,64   1,17%
  • IDXHIDIV20 495   2,27   0,46%
  • IDX80 117   2,04   1,78%
  • IDXV30 135   1,69   1,27%
  • IDXQ30 129   0,91   0,71%

Bursa Jepang Rebound, Nikkei Ditutup Naik 2,88% di Tengah Upaya Redam Gejolak Minyak


Selasa, 10 Maret 2026 / 14:17 WIB
Bursa Jepang Rebound, Nikkei Ditutup Naik 2,88% di Tengah Upaya Redam Gejolak Minyak
ILUSTRASI. Bursa Asia - Nikkei Jepang (REUTERS/Issei Kato)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada Selasa (10/3/2026), setelah investor mencermati berbagai langkah negara-negara besar untuk menstabilkan pasar energi yang terguncang oleh konflik di Timur Tengah.

Melansir Reuters, Indeks acuan Nikkei 225 naik 2,88% dan ditutup di level 54.248,39, memulihkan sebagian kerugian setelah sehari sebelumnya anjlok 5,2%. Sementara itu, indeks yang lebih luas Topix menguat 2,47% menjadi 3.664,28.

Baca Juga: Iran Ancam Lanjutkan Blokade Minyak, Trump Siapkan Serangan Besar

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan para menteri energi dari negara-negara Group of Seven (G7) dijadwalkan menggelar pertemuan untuk membahas kemungkinan pelepasan cadangan minyak guna menstabilkan pasar.

Sentimen pasar juga mendapat dorongan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa perang di Timur Tengah berpotensi segera berakhir, meski di Iran kelompok garis keras menunjukkan dukungan terhadap pemimpin tertinggi baru Mojtaba Khamenei.

“Jelas ada efek rebound dari penurunan tajam kemarin,” kata Maki Sawada, analis strategi ekuitas di Nomura Securities.

Meski demikian, ia menilai pergerakan pasar tetap sangat bergantung pada perkembangan konflik di Timur Tengah.

Data ekonomi yang dirilis pada Selasa juga menunjukkan perekonomian Jepang tumbuh lebih cepat dari perkiraan awal pada kuartal IV-2025, didorong oleh lonjakan investasi bisnis.

Baca Juga: Trump dan Putin Bahas Perang Iran, AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Minyak Rusia

Namun, konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah dinilai masih membayangi prospek pertumbuhan ke depan.

Di dalam indeks Nikkei, sebanyak 202 saham menguat sementara 23 saham melemah. Penguatan terbesar datang dari sektor kecerdasan buatan (AI) yang sensitif terhadap harga energi karena kebutuhan listrik yang besar untuk komputasi.

Saham produsen peralatan semikonduktor Lasertec memimpin penguatan dengan lonjakan 14,5%. Disusul oleh Sumitomo Electric Industries yang naik 8,8% serta Furukawa Electric yang menguat 8,5%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×