kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Bursa Asia Menguat, Nikkei dan ASX Rebound Ikuti Sentimen Positif Wall Street


Kamis, 06 November 2025 / 08:20 WIB
Bursa Asia Menguat, Nikkei dan ASX Rebound Ikuti Sentimen Positif Wall Street
ILUSTRASI. A man looks at a stock quotation board displaying the Nikkei share average outside a brokerage in Tokyo, Japan, October 21, 2025. REUTERS/Manami Yamada


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Asia bergerak di zona hijau pada perdagangan Kamis (6/11/2025), mengikuti penguatan Wall Street yang mendorong selera risiko investor. Indeks utama di Jepang dan Australia kompak bangkit setelah tertekan pada sesi sebelumnya.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak hingga 2% dan terakhir menguat 1,6% ke level 51.025,90 pada pukul 09.12 waktu Tokyo. Indeks Topix juga naik 1,12% ke posisi 3.305,12. Rebound tajam ini terjadi setelah Nikkei mencatat penurunan 2,5% pada perdagangan Rabu, tertekan saham teknologi besar.

Kebangkitan bursa Negeri Sakura didorong oleh penguatan saham-saham teknologi setelah pasar AS mencatat reli berkat laporan keuangan positif dan data ekonomi yang kuat. 

Baca Juga: Bursa Saham Asia Melemah Tertekan Kekhawatiran Valuasi yang Terlalu Tinggi

Saham dvantes naik 2,6%, SoftBank Group menguat 1,99%, dan Tokyo Electron naik 1,38%. Ketiga saham tersebut sebelumnya menjadi penekan utama indeks pada sesi sebelumnya.

Dari sisi sektor lain, Nitori Holdings turun 1,95% dan *Olympus melemah hampir 1%. Dari total lebih dari 1.600 saham yang diperdagangkan di papan utama Bursa Tokyo, sekitar 67% saham menguat, 26% melemah, dan sisanya stagnan.

Sementara itu di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,6% ke level 8.851,99, bangkit setelah dua sesi berturut-turut terkoreksi hingga menyentuh level terendah dalam sebulan. Kenaikan harga komoditas menjadi pendorong utama pergerakan pasar.

Saham-saham pertambangan seperti BHP Group, Rio Tinto, dan Fortescue masing-masing melonjak lebih dari 1%, seiring penguatan harga tembaga dan emas. Sektor emas mencatat kenaikan lebih dari 2% setelah harga logam mulia tersebut naik 1% semalam.

Baca Juga: Indeks Nikkei Melemah Tipis, Tertekan Saham Advantest dan SoftBank Group

Saham teknologi juga turut menguat 0,9%, mengikuti arah positif Wall Street. Namun, **National Australia Bank** melemah 1,2% setelah laba tahunannya di bawah ekspektasi pasar. 

Westpac turun 1,3%, sedangkan Commonwealth Bank of Australia (CBA) justru naik 1,1%, menopang sektor keuangan yang menguat tipis 0,2%.

Rebound di bursa Australia terjadi di tengah ekspektasi bahwa **Bank Sentral Australia (RBA) akan mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat. Hal ini mendorong investor kembali melirik sektor-sektor defensif seperti keuangan dan properti.

Saham real estat naik 0,9%, sedangkan sektor kesehatan menguat 0,6%. Adapun indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turut menambah penguatan 0,3% ke 13.663,91.

Baca Juga: Bursa Australia Melemah Tertekan Sektor Tambang & Energi, Pasar Tunggu Keputusan RBA

Secara keseluruhan, penguatan di pasar Asia mencerminkan kembalinya optimisme investor setelah tekanan dari valuasi tinggi saham teknologi AS dan kekhawatiran kebijakan moneter global mulai mereda.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×