kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Carrefour berencana hengkang dari Malaysia


Selasa, 24 Agustus 2010 / 17:25 WIB


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

KUALA LUMPUR. Perusahaan ritel raksasa Prancis, Carrefour, berencana angkat kaki dari Malaysia. Jaringan perusahaan ritel ini juga berencana menjual unit bisnisnya di Singapura dan Thailand.

"Kami mendengar Carrefour sedang mempertimbangkan divestasi. Tujuannya untuk merasionalisasi bisnis mereka di luar Prancis," kata Deputi Menteri Perdagangan Malaysia Mukhriz Mahathir, Senin (24/8).

Carrefour Malaysia menolak berkomentar atas isu ini. Direktur Marketing dan Komunikasi Carrefour Malaysia Low Ngai Yuen menolak menjawab soal ini.

Kabar akan hengkangnya Carrefour dari Malaysia bukan barang baru. Kepala Ekonom RAM Holding Yeah Kim Leng mengatakan, kabar itu sudah menjadi rahasia umum. "Tidak mengejutkan bila Carrefour pindah ke India. Segmen kelas menengah adalah kelompok ekspansi yang besar," katanya.

Bulan lalu, harian New Strait Time mengatakan Carrefour telah menetapkan angka sebesar US$ 1 miliar atas unit bisnisnya di Malaysia, Thailand dan Singapura.

Yeah mengatakan, pertumbuhan industri hypermarket di Malaysia tidak spektakuler bila dibandingkan dengan India. "Industri hypermarket di Malaysia sangat dinamis dan kompetitif," katanya.


Beberapa perusahaan sudah tertarik membeli unit bisnis Carrefour ini. Di antaranya, Tesco, Giant dan Jusco.




TERBARU

[X]
×