CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Carrefour berencana hengkang dari Malaysia


Selasa, 24 Agustus 2010 / 17:25 WIB


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

KUALA LUMPUR. Perusahaan ritel raksasa Prancis, Carrefour, berencana angkat kaki dari Malaysia. Jaringan perusahaan ritel ini juga berencana menjual unit bisnisnya di Singapura dan Thailand.

"Kami mendengar Carrefour sedang mempertimbangkan divestasi. Tujuannya untuk merasionalisasi bisnis mereka di luar Prancis," kata Deputi Menteri Perdagangan Malaysia Mukhriz Mahathir, Senin (24/8).

Carrefour Malaysia menolak berkomentar atas isu ini. Direktur Marketing dan Komunikasi Carrefour Malaysia Low Ngai Yuen menolak menjawab soal ini.

Kabar akan hengkangnya Carrefour dari Malaysia bukan barang baru. Kepala Ekonom RAM Holding Yeah Kim Leng mengatakan, kabar itu sudah menjadi rahasia umum. "Tidak mengejutkan bila Carrefour pindah ke India. Segmen kelas menengah adalah kelompok ekspansi yang besar," katanya.

Bulan lalu, harian New Strait Time mengatakan Carrefour telah menetapkan angka sebesar US$ 1 miliar atas unit bisnisnya di Malaysia, Thailand dan Singapura.

Yeah mengatakan, pertumbuhan industri hypermarket di Malaysia tidak spektakuler bila dibandingkan dengan India. "Industri hypermarket di Malaysia sangat dinamis dan kompetitif," katanya.


Beberapa perusahaan sudah tertarik membeli unit bisnis Carrefour ini. Di antaranya, Tesco, Giant dan Jusco.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×