kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.788   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.488   93,83   1,47%
  • KOMPAS100 840   15,01   1,82%
  • LQ45 637   9,18   1,46%
  • ISSI 229   4,06   1,81%
  • IDX30 355   4,01   1,14%
  • IDXHIDIV20 431   3,10   0,72%
  • IDX80 96   1,63   1,73%
  • IDXV30 120   0,64   0,54%
  • IDXQ30 112   1,07   0,96%

Cegah konflik meluas, Paus desak AS dan Iran untuk menghindari eskalasi


Kamis, 09 Januari 2020 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Paus Fransiskus memimpin prosesi Via Crucis (Jalan Salib) dalam Jumat Agung di depan Colosseum Roma di Roma, Italia, 19 April 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Presiden AS Donald Trump telah menyarankan Iran "mundur", pasca menembakkan rudal ke pasukan AS di Irak pada Rabu (8/1). Serangan ini merupakan tindakan pembalasan atas pembunuhan Qassem Soleimani.

"Keluarga kami terluka dan manusia terluka oleh suksesi perang yang semakin merusak, khususnya memengaruhi orang miskin dan mereka yang paling rentan," sebut Paus.

Baca Juga: Kepala Pasukan Quds yang baru: Kami lanjutkan langkah Soleimani dengan kekuatan

"Sedihnya, Tahun Baru tampaknya tidak ditandai dengan tanda-tanda yang membesarkan hati, sama halnya dengan meningkatnya ketegangan dan tindakan kekerasan," imbuhnya.

Ketegangan baru-baru ini mungkin membuat Pasu Fransiskus tidak mungkin mengunjungi Irak, yang menurutnya, akan dia lakukan pada tahun ini. Irak juga adalah rumah bagi banyak gereja, baik Katolik maupun Ortodoks.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×