kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.849   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.127   -45,02   -0,73%
  • KOMPAS100 808   -10,22   -1,25%
  • LQ45 610   -7,09   -1,15%
  • ISSI 210   -0,70   -0,33%
  • IDX30 345   -3,56   -1,02%
  • IDXHIDIV20 422   -4,54   -1,07%
  • IDX80 92   -1,24   -1,33%
  • IDXV30 114   -0,90   -0,79%
  • IDXQ30 110   -1,48   -1,33%

Cegah konflik meluas, Paus desak AS dan Iran untuk menghindari eskalasi


Kamis, 09 Januari 2020 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Paus Fransiskus memimpin prosesi Via Crucis (Jalan Salib) dalam Jumat Agung di depan Colosseum Roma di Roma, Italia, 19 April 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Presiden AS Donald Trump telah menyarankan Iran "mundur", pasca menembakkan rudal ke pasukan AS di Irak pada Rabu (8/1). Serangan ini merupakan tindakan pembalasan atas pembunuhan Qassem Soleimani.

"Keluarga kami terluka dan manusia terluka oleh suksesi perang yang semakin merusak, khususnya memengaruhi orang miskin dan mereka yang paling rentan," sebut Paus.

Baca Juga: Kepala Pasukan Quds yang baru: Kami lanjutkan langkah Soleimani dengan kekuatan

"Sedihnya, Tahun Baru tampaknya tidak ditandai dengan tanda-tanda yang membesarkan hati, sama halnya dengan meningkatnya ketegangan dan tindakan kekerasan," imbuhnya.

Ketegangan baru-baru ini mungkin membuat Pasu Fransiskus tidak mungkin mengunjungi Irak, yang menurutnya, akan dia lakukan pada tahun ini. Irak juga adalah rumah bagi banyak gereja, baik Katolik maupun Ortodoks.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×