kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

CEO Pfizer: Suntikan vaksin Covid-19 ketiga sepertinya diperlukan dalam 12 bulan


Jumat, 16 April 2021 / 08:13 WIB
ILUSTRASI. CEO Pfizer Albert Bourla kepada CNBC mengatakan, masyarakat mungkin akan membutuhkan suntikan ketiga Pfizer/BioNTech dalam waktu 12 bulan setelah mendapatkan vaksinasi penuh. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: USA Today | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Semua vaksin yang tersedia telah terbukti efektif mencegah penyakit parah, rawat inap dan kematian," kata juru bicara CDC Kristen Nordlund. "Namun, seperti yang terlihat pada vaksin lain, kami melihat bakal ada ribuan kasus infeksi setelah divaksin akan terjadi meski vaksin tersebut bekerja seperti yang diharapkan."

Vaksin dua suntikan Moderna dan Pfizer/BioNTech telah terbukti lebih dari 90% efektif dan vaksin sekali pakai Johnson & Johnson sekitar 70%. Tetapi tidak ada vaksin yang 100% efektif, kata para ahli.

CDC masih merekomendasikan agar masyarakat yang telah divaksinasi penuh untuk berhati-hati di tempat umum, seperti memakai masker, menjaga jarak setidaknya 6 kaki dari orang lain, menghindari keramaian dan ruang berventilasi buruk serta sering mencuci tangan.

"Persentase infeksi pasca mendapatkan vaksin cukup  kecil dibanding orang yang telah divaksinasi penuh," kata Nordlund. "CDC merekomendasikan agar semua orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 segera setelah tersedia untuk mereka."

Selanjutnya: Pfizer akan memberikan 10% lebih banyak vaksin Covid-19 ke AS




TERBARU

[X]
×