kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

China Akan Investigasi Susu Subsidi dari Uni Eropa


Jumat, 22 November 2024 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. An employee from state farm milks cows in the summer pasture in the field near the village of Krupenishche, Belarus, August 23, 2018. Picture taken August 23, 2018. REUTERS/Vasily Fedosenko


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China memperluas jangkauan investigasi anti subsidi produk susu dari Uni Eropa (UE). Ini berarti perluasan penyelidikan yang sebelumnya hanya mencakup produk susu tertentu, kini akan merambah juga program subsidi tambahan dari negara UE, seperti Denmark, Prancis, Italia dan Belanda. 

Pada Agustus 2024, China mulai menyelidiki impor keju, susu dan krim dari UE, setelah mobil listrik asal China diancam akan dikenakan tarif tinggi. Pada Oktober 2024, kendaraan listrik asal China pun resmi dikenai tarif 45,3%. 

Kementerian Perdagangan China, seperti ditulis Reuters, Jumat (22/11) mengatakan akan mempertanyakan subsidi tambahan dalam kuesioner yang dikirim ke perusahaan UE, sebagai bagian dari investigasi.

Data bea cukai China menyebut, UE menjadi pemasok produk susu terbesar kedua bagi China, setelah Selandia Baru. Sementara bagi UE, China merupakan tujuan pasar terbesar kedua produk susu bubuk skim dan pasar keempat terbesar untuk mentega dan susu bubuk murni.
 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×