kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

China berduka, korban tewas virus corona sudah menembus 400 jiwa


Selasa, 04 Februari 2020 / 08:57 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi wabah virus corona di China. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Data China menunjukkan bahwa virus baru, walaupun jauh lebih menular daripada SARS, secara signifikan kurang mematikan, meskipun jumlah tersebut dapat berkembang dengan cepat.

Beberapa ekonom memperkirakan produksi ekonomi dunia akan dipotong 0,2% hingga 0,3% seiring dikuncinya China.

Baca Juga: Menaker akan kirim bantuan masker untuk puluhan ribu TKI di Taiwan dan Hongkong

Reuters memberitakan, sejumlah negara terus mengevakuasi warganya dari Wuhan. Sejumlah pesawat Australia meninggalkan kota itu pada hari Senin dan tiba di wilayah Samudra Hindia di Pulau Christmas, tempat mereka akan dikarantina, lapor media pada hari Selasa.

Amerika Serikat, yang menerbangkan warganya pada pekan lalu, merencanakan beberapa penerbangan evakuasi lagi. Sementara Rusia akan mulai mengevakuasi warganya dari Wuhan pada hari Senin.

Baca Juga: Pemerintah akan bahas dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi

Gedung Putih mengatakan, China telah menerima tawarannya untuk menerima pakar AS sebagai bagian dari misi WHO untuk mempelajari dan membantu memerangi virus, yang muncul dari pasar di ibu kota provinsi Hubei di Wuhan akhir tahun lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×