kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

China berduka, korban tewas virus corona sudah menembus 400 jiwa


Selasa, 04 Februari 2020 / 08:57 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi wabah virus corona di China. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Data China menunjukkan bahwa virus baru, walaupun jauh lebih menular daripada SARS, secara signifikan kurang mematikan, meskipun jumlah tersebut dapat berkembang dengan cepat.

Beberapa ekonom memperkirakan produksi ekonomi dunia akan dipotong 0,2% hingga 0,3% seiring dikuncinya China.

Baca Juga: Menaker akan kirim bantuan masker untuk puluhan ribu TKI di Taiwan dan Hongkong

Reuters memberitakan, sejumlah negara terus mengevakuasi warganya dari Wuhan. Sejumlah pesawat Australia meninggalkan kota itu pada hari Senin dan tiba di wilayah Samudra Hindia di Pulau Christmas, tempat mereka akan dikarantina, lapor media pada hari Selasa.

Amerika Serikat, yang menerbangkan warganya pada pekan lalu, merencanakan beberapa penerbangan evakuasi lagi. Sementara Rusia akan mulai mengevakuasi warganya dari Wuhan pada hari Senin.

Baca Juga: Pemerintah akan bahas dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi

Gedung Putih mengatakan, China telah menerima tawarannya untuk menerima pakar AS sebagai bagian dari misi WHO untuk mempelajari dan membantu memerangi virus, yang muncul dari pasar di ibu kota provinsi Hubei di Wuhan akhir tahun lalu.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×