kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

China Perketat Ekspor Tanah Jarang, Targetkan Industri Pertahanan dan Semikonduktor


Kamis, 09 Oktober 2025 / 09:32 WIB
China Perketat Ekspor Tanah Jarang, Targetkan Industri Pertahanan dan Semikonduktor
ILUSTRASI. China memperketat kontrol ekspor tanah jarang, memperluas pembatasan ekspor ke pengguna pertahanan dan semikonduktor di luar negeri. REUTERS/David Becker


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China memperketat kontrol ekspor tanah jarang, memperluas pembatasan pada teknologi pemrosesan, kerja sama luar negeri tanpa izin, dan menegaskan niatnya untuk membatasi ekspor ke pengguna pertahanan dan semikonduktor di luar negeri.

Mengutip Reuters, Kamis (9/10/2025),  Kementerian Perdagangan dalam sebuah pernyataan mengungkapkan, ekspor teknologi yang digunakan untuk menambang dan memproses tanah jarang atau membuat magnet terkait dilarang tanpa izin. 

Banyak dari teknologi ini sudah dibatasi dan belum jelas apa yang akan ditambahkan dalam aturan baru tersebut.

Baca Juga: VHM Australia Raih Minat Pendanaan US$ 200 Juta dari AS untuk Proyek Tanah Jarang

China menambahkan beberapa tanah jarang dan material terkait ke dalam daftar kontrol ekspornya pada bulan April, namun pengumuman pada hari Kamis secara eksplisit menyatakan bahwa lisensi kemungkinan tidak akan diberikan kepada perusahaan pertahanan maupun pengguna tertentu di sektor semikonduktor.

Perusahaan China juga dilarang bekerja sama dengan perusahaan luar negeri di bidang tanah jarang tanpa izin dari kementerian.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×