kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.895   -16,00   -0,09%
  • IDX 6.158   -35,25   -0,57%
  • KOMPAS100 794   -2,25   -0,28%
  • LQ45 607   -1,03   -0,17%
  • ISSI 215   -2,23   -1,02%
  • IDX30 337   -0,60   -0,18%
  • IDXHIDIV20 430   -0,94   -0,22%
  • IDX80 91   -0,24   -0,26%
  • IDXV30 117   -0,92   -0,78%
  • IDXQ30 110   0,02   0,01%

China terima dukungan dari 70 negara terkait kasus Xinjiang dan Hong Kong


Kamis, 08 Oktober 2020 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Sebanyak 70 negara mendukung tindakan yang diambil China terkait masalah Xinjiang dan Hong Kong.


Sumber: Global Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Banyaknya dukungan yang mengalir ke China dinilai Hua sebagai kegagalan negara-negara Barat yang berusaha untuk mendiskreditkan China dalam masalah yang terkait dengan Hong Kong dan Xinjiang.

"Krisis pengungsi, rasisme, ekstremisme, dan masalah etnis minoritas terus berlanjut, dan insiden keji terhadap orang Yahudi, Muslim, dan keturunan Afrika sering terjadi di beberapa negara barat. Kami menentang standar ganda yang mereka lakukan," tambah Hua.

Hari Senin (5/10) lalu, Zhang Jun, perwakilan tetap China untuk PBB, membuat pernyataan bersama pada Debat Umum Komite Ketiga Majelis Umum PBB atas nama 26 negara.

Baca Juga: Mewakili 26 negara, China kritik upaya pelanggaran HAM AS dan negara barat lainnya

Pernyataan tersebut pada intinya mengkritik AS dan negara-negara Barat karena melanggar HAM, menyerukan pencabutan sanksi sepihak secara tuntas dan segera, dan mengungkapkan keprihatinan besar atas diskriminasi ras yang sistematis.

Dengan tambahan dukungan dari 70 negara pada hari Rabu, kini posisi China di PBB seolah menjadi semakin kuat, terutama untuk mengalahkan dominasi suara negara-negara Barat.

Pihak China juga selalu menekankan bahwa mereka siap bekerja dengan semua pihak untuk melakukan dialog dan kerja sama konstruktif dengan prinsip kesetaraan.

Bagi China, yang terpenting saat ini adalah untuk saling menghormati serta bersama-sama mempromosikan tujuan HAM internasional.

Selanjutnya: Hari ini dalam sejarah: Mao Zedong proklamasikan berdirinya Republik Rakyat China




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×