kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

China: Tiongkok tidak pernah ingin menantang atau menggantikan AS


Kamis, 24 Oktober 2019 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Seorang anak menggunakan kaos bertuliskan US (Amerika Serikat) sambil mengibarkan bendera China di Lapangan Tiananmen, Beijing, China, 7 Mei 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Wakil Menteri Luar Negeri China Le Yucheng menegaskan, Tiongkok tidak pernah ingin menantang atau menggantikan Amerika Serikat (AS), dan tidak tertarik memainkan permainan kekuasaan.

Berbicara di sebuah forum akademis, Kamis (24/10), Le mengatakan, telah ada spekulasi yang menyebutkan China akan menganggap posisi hegemoni Amerika Serikat di dunia.

"Ini tidak sesuai dengan fakta, atau tren perkembangan zaman," kata Le, menurut transkrip pernyataannya yang Kementerian Luar Negeri China rilis, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: China bakal mendongkrak impor barang-barang tertentu termasuk produk pertanian

"Tiongkok tidak pernah ingin menantang Amerika Serikat atau menggantinya, merebut posisi orang lain. Tujuan kami adalah membiarkan rakyat China menjalani kehidupan yang baik, dan terus meningkatkan tata kelola kami," ujarnya.

China justru mendukung dunia multi-kutub dan mempertahankan multilateralisme juga perdagangan bebas. "China tidak pernah berpikir untuk bersaing dengan Amerika Serikat untuk hegemoni, dan tidak tertarik dengan permainan kekuasaan," tegas Le.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×