kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Daftar Negara yang Diizinkan Iran Melintasi Selat Hormuz dengan Aman, RI Termasuk?


Rabu, 18 Maret 2026 / 02:29 WIB
Daftar Negara yang Diizinkan Iran Melintasi Selat Hormuz dengan Aman, RI Termasuk?
ILUSTRASI. Setelah blokade ketat, Iran mengejutkan dunia dengan mengizinkan beberapa negara melintasi Selat Hormuz. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

2. India

Duta besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, mengatakan bahwa Teheran telah mengizinkan beberapa kapal India untuk melewati Selat Hormuz dalam pengecualian langka terhadap blokade yang telah mengganggu pasokan energi global.

Hal itu disampaikannya pada Sabtu (14/3/2026). Namun, Fathali tidak mengkonfirmasi jumlah kapal tersebut.

Di hari yang sama, New Delhi mengatakan dua kapal tanker berbendera India yang membawa gas petroleum cair menuju pelabuhan di India barat telah melewati selat tersebut.

“Mereka telah menyeberangi Selat Hormuz dengan selamat pada pagi hari dan sedang dalam perjalanan menuju India,” kata sekretaris khusus Kementerian Pelabuhan, Perkapalan, dan Jalur Air di India, Rajesh Kumar Sinha.

3. Turkiye

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turkiye Abdulkadir Uraloglu mengatakan sebuah kapal milik negaranya yang telah menunggu di dekat Iran diizinkan melewati Selat Hormuz setelah pihak berwenang menerima izin dari Teheran.

“Ada lima belas kapal (dengan pemilik berkebangsaan Turkiye) di sana. Kami memperoleh izin dari pihak berwenang Iran untuk salah satu kapal yang telah menggunakan pelabuhan Iran, dan kapal itu lolos pemeriksaan,” kata Uraloglu.

4. China

Kantor Berita Reuters melaporkan bahwa China sedang bernegosiasi dengan Iran untuk mengizinkan kapal pengangkut minyak mentah dan gas alam cair Qatar melewati Selat Hormuz dengan aman.

Perlu diketahui, China memiliki hubungan persahabatan dengan Iran dan sangat bergantung pada pasokan minyak bumi dari Timur Tengah.

Meski demikian, negara itu tidak senang dengan keputusan Iran untuk melumpuhkan pengiriman melalui Selat Hormuz dan mendesak Teheran untuk mengizinkan jalur aman bagi kapal-kapalnya.

5. Prancis dan Italia

Prancis dan Italia dikabarkan telah meminta berdialog dengan Iran mengenai izin bagi kapal-kapal mereka agar bisa melewati selat tersebut.

Apakah kapal Indonesia diizinkan melewati Selat Hormuz?

Belakangan, muncul narasi yang menyebutkan bahwa dua kapal pengangkut energi milik perusahaan distribusi Indonesia, Pertamina diperbolehkan melintasi Selat Hormuz.

Namun, Pjs Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS), Vega Vita meluruskan informasi tersebut, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/3/2026).

Dia memastikan bahwa klaim yang menyebut bahwa dua kapal milik Pertamina diizinkan melewati Selat Hormuz adalah tidak benar.

Vega menjelaskan, terdapat empat kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang berada di kawasan Timur Tengah, yaitu Kapal Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride, Kapal PIS Rinjani, dan Kapal PIS Paragon.

Namun, keempat kapal tersebut berada di posisi yang berbeda-beda.

Kapal Gamsunoro saat ini tengah melakukan proses pemuatan (loading) di Khor al Zubair, Irak. Sedangkan Pertamina Pride telah menyelesaikan proses pemuatan dan kini berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi.

Sementara itu, PIS Rinjani tercatat berlabuh di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab dan PIS Paragon sedang melakukan proses bongkar muatan (discharge) di Oman.

Tonton: Mudik Chaos! Antrean 31 Km di Gilimanuk, Belasan Pemudik Pingsan

Vega mengatakan, saat ini PIS Rinjani dan PIS Paragon dilaporkan telah beranjak dari area konflik.

Sementara dua kapal lainnya masih tertahan di kawasan Teluk. Kedua kapal tersebut adalah Pertamina Pride yang dikelola NYK Line serta Kapal Gamsunoro yang dikelola Synergy Ship Management.

“Dari empat unit kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon,” ujar Vega.

Namun, PIS Rinjani dan PIS Paragon sebelumnya memang tidak berada di jalur Selat Hormuz.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/03/17/170000565/daftar-negara-yang-diizinkan-iran-melintasi-selat-hormuz-dengan-aman?page=all#page1




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×