kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Defisit perdagangan Jepang makin menggunung


Kamis, 08 Maret 2012 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Element Ecosmo 8SP edisi Shopee


Reporter: Adi Wikanto, Reuters | Editor: Adi Wikanto

TOKYO. Nilai defisit ekspor-impor Jepang semakin banyak. Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan besaran defisit hingga Januari 2012 sebesar ¥ 437,3 miliar atau US$ 5,4 miliar (Rp 49,42 triliun). Penyebab defisit adalah impor bahan bakar minyak yang semakin banyak karena rusaknya pembangkit listrik tenaga nuklir akibat gempa bumi dan tsunami pada Maret 2011.

Angka defisit ini adalah tertinggi dalam sejarah. Tahun 2009, defisit perdagangan sempat menyentuh angka tertinggi, ¥ 133 miliar.

Defisit perdagangan pun mengancam laju pertumbuhan ekonomi. Per 31 Desember 2011, Produk Domestik Bruto (PDB) terus menyusut menjadi 0,7%. Angka itu jauh dari target pemerintah sebesar 2,3%.

Menurut analis, defisit itu berpotensi terus meningkat. Soalnya, kebutuhan BBM untuk menghasilkan listrik tetap besar. "Selama tenaga nuklir belum ada, BBM impor tetap tinggi," kata David Rea, ekonom Capital Economics Ltd.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×