Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
Untuk meredakan krisis, Rasmussen mengusulkan rencana tiga langkah.
Pertama, memperbarui perjanjian tahun 1951 antara Amerika Serikat dan Denmark yang mengatur keberadaan pasukan dan pangkalan militer AS di Greenland, dengan memasukkan penguatan kehadiran NATO.
Kedua, membentuk pakta investasi guna mendorong perusahaan AS dan Eropa menggarap potensi mineral di Greenland.
Baca Juga: Jerman dan Prancis Melawan, Siap Tolak Ancaman Tarif AS atas Greenland
Ketiga, menyusun pakta stabilisasi dan ketahanan untuk mencegah masuknya investasi China dan Rusia di sektor-sektor strategis dan kritis di wilayah tersebut.
Rasmussen mengakui rencana itu belum ia sampaikan secara resmi kepada pemerintah Denmark maupun negara lain. Namun, ia berencana mendiskusikannya dengan para delegasi di Davos.
“Saya berharap ada tawaran yang konkret sehingga pembahasan ini bisa dibawa ke arah yang lebih konstruktif,” tutup Rasmussen.













