kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dewan Keamanan PBB Mengutuk Aksi Kekerasan Militer Myanmar yang Tewaskan 35 Orang


Kamis, 30 Desember 2021 / 11:14 WIB
Dewan Keamanan PBB Mengutuk Aksi Kekerasan Militer Myanmar yang Tewaskan 35 Orang
ILUSTRASI. Tentara Myanmar berjalan di dekat kompleks kongres di Naypyitaw, Myanmar, 2 Februari 2021. REUTERS/Stringer


Sumber: The Straits Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Myanmar telah jatuh ke dalam kekacauan sejak militer mengambil alih kekuasaan pada 1 Februari lalu. Kelompok kemanusiaan melaporkan ada lebih dari 1.300 warga sipil yang tewas selama aksi protes berlangsung di hampir seluruh wilayah Myanmar.

Kelompok pejuang yang menamakan diri "Angkatan Pertahanan Rakyat" telah bermunculan di seluruh negeri untuk melawan junta dan membuat pasukan militer kesulitan di banyak titik. Sayangnya, aksi perlawanan yang terus muncul juga menyebabkan angka kematian sipil terus bertambah.

Pada bulan Juni, Majelis Umum PBB sepakat untuk mencegah pengiriman senjata ke Myanmar. Sayangnya, tindakan tersebut dianggap hanya tindakan simbolis karena tidak diputuskan oleh Dewan Keamanan yang memiliki hak lebih kuat.

China dan Rusia, yang memiliki hak veto, adalah pemasok senjata utama ke Myanmar. Dua negara tersebut selalu membatalkan keputusan terkait embargo senjata sejak kudeta dimulai awal tahun ini.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×