kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dewan Pengawas Nuklir PBB tingkatkan tekanan ke Iran terkait situs yang dicurigai


Jumat, 19 Juni 2020 / 18:24 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A display featuring missiles and a portrait of Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei is seen at Baharestan Square in Tehran, Iran September 27, 2017. Picture taken September 27, 2017. Nazanin Tabatabaee Yazdi/TIMA via REUTERS ATTENTION


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Iran telah menyarankan IAEA mencari akses berdasarkan informasi Israel, yang menurutnya tidak dapat diterima. Iran juga mengatakan file IAEA pada aktivitas lamanya telah ditutup.

Resolusi itu, yang pertama oleh dewan sejak 2015 dan pelaksanaan kesepakatan nuklir, disahkan dengan selisih 25-2 dengan tujuh abstain, kata diplomat.

Baca Juga: Presiden Iran: Kami memperkaya lebih banyak uranium

Sekutu Iran, China dan Rusia menentang tindakan itu sementara Afrika Selatan, India, Pakistan, Thailand, Mongolia, Azerbaijan dan Niger abstain.

"Saya pikir pernyataan itu jelas," kata kepala IAEA Rafael Grossi kepada wartawan. "Saya berniat untuk duduk dengan Iran segera dan mencoba menyelesaikan ini sesegera mungkin. Saya mulai dengan duta besar di sini ... dan kemudian kita akan melihat, "tambahnya.




TERBARU

[X]
×