kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Di tengah keraguan global, China revisi naik angka kematian corona sebesar 39%


Jumat, 17 April 2020 / 13:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas menyemprotkan disinfektan di Wuhan. REUTERS/Aly Song


Sumber: Xinhua,Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mengutip Bloomberg, China membantah tuduhan bahwa mereka sengaja mengecilkan jumlah korban. Negara itu mengatakan bahwa mereka membagikan informasi apa yang mereka miliki secara transparan. Tetapi revisi berulang data sepanjang krisis - termasuk satu hari penambahan hampir 15.000 kasus yang didiagnosis melalui metode klinis yang berbeda pada bulan Februari - telah memicu ketidakpercayaan global.

Baca Juga: Kematian corona di AS 20.000, China 3.000, Trump: Anda percaya data itu?

Sementara revisi tersebut menandai lonjakan yang substansial, angka kematian resmi baru China masih rendah dibandingkan dengan AS di mana kematian yang dilaporkan telah meningkat melewati 30.000. Di Italia dan Spanyol, jumlah kematian sekitar 20.000 di setiap negara.




TERBARU

[X]
×