kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Diam-diam, sejumlah pejabat dan penasehat mulai berpaling dari Trump


Sabtu, 07 November 2020 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump melihat ke arah pendukungnya di akhir reli kampanye di Eppley Airfield, Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, Selasa (27/10/2020). REUTERS/Jonathan Ernst


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

Penasihat itu mengatakan bahwa Trump berhak untuk menentang hasil pemilihan, tetapi ia melakukannya dengan cara yang salah.

Seorang penasihat yang lain menggambarkan Trump semakin terisolasi dalam klaimnya tentang pemilihan yang dicurangi. 

Baca Juga: Ajukan gugatan, Trump: Saya tak akan menyerah berjuang untuk Anda dan bangsa

Sang sumber menyebut bagaimanapun masih ada beberapa pembantu dan sekutu di sekitar presiden yang memberi tahu dia apa yang ingin dia dengar. "Hal itu akan membuat drama tetap berjalan," kata sang sumber.

Salah satu titik tekanan bagi Trump adalah bahwa beberapa orang di pemerintahan sudah mulai melupakan pemilihan di tahun 2020 ini dan mulai berpikir soal pilpres 2024. 

Seorang penasihat mengatakan beberapa orang di dalam pemerintahan dan GOP mulai mengukur tindakan mereka berdasarkan ambisi untuk siklus kampanye berikutnya.

Selanjutnya: Biden masih memimpin atas Trump, ini peta persaingan di lima negara bagian penting




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×