Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas turun lebih dari 1% pada hari ini dan diperkirakan akan mengalami penurunan bulanan terbesar sejak Oktober 2008, karena ketidakpastian di Timur Tengah digantikan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga AS.
Selasa (30/6/2026) pukul 10.00 WIB, harga emas spot turun 1,5% menjadi US$ 3.956,92 per ons troi. Dengan posisi ini, harga emas anjlok 12,7% di sepanjang bulan ini, yang merupakan penurunan bulanan keempat berturut-turut.
Sementara itu, harga emas untuk kontrak pengiriman Agustus 2026 turun 1,7% menjadi US$ 3.969,3 per ons troi.
Harga emas batangan juga diperkirakan mengalami penurunan kuartalan pertama sejak 2024 dan yang terbesar sejak kuartal yang berakhir Juni 2013. Pelemahan emas terjadi karena perang Iran menyebabkan harga energi melonjak tajam, memicu kekhawatiran inflasi dan spekulasi kenaikan suku bunga.
Baca Juga: Warren Buffett Tunda Donasi ke Yayasan Milik Bill Gates, Terkait Epstein?
"Anda memiliki inflasi tinggi, ekspektasi suku bunga tinggi, dan dolar yang kuat, dan itu mengesampingkan semua faktor bullish lainnya yang biasanya dikaitkan dengan reli emas," kata Edward Meir, seorang analis di Marex.
Meskipun emas secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya berkurang dalam lingkungan suku bunga tinggi.
Para investor memperkirakan tiga kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, dan saat ini memperkirakan sekitar 64% kemungkinan kenaikan pada bulan September, menurut CME FedWatch Tool.
Investor sekarang menunggu data ketenagakerjaan ADP Juni dan data penggajian non-pertanian, keduanya akan dirilis minggu ini, untuk lebih mengukur sikap The Fed terhadap kenaikan suku bunga.
Dolar AS menuju kenaikan bulanan kedua, membuat emas batangan lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Harga minyak diperkirakan akan mengalami penurunan kuartalan paling tajam sejak 2020 karena investor mengamati hasil pembicaraan Iran dan AS di Doha minggu ini, meskipun Iran mengatakan tidak ada pertemuan yang dijadwalkan.
Baca Juga: PMI China Mengejutkan: Industri AI Selamatkan Sektor Manufaktur Lain
Meir memperkirakan, harga emas akan diperdagangkan di kisaran US$ 3.500 hingga US$ 4.400 pada paruh kedua tahun ini.
Sementara itu, harga perak spot turun 2% menjadi US$ 57,13 per ons troi, platinum turun 1,1% ke US$ 1.557,21 dan paladium turun 0,4% menjadi US$ 1.208,17 per ons troi.
Ketiga logam tersebut diperkirakan akan mengalami kerugian kuartalan dan bulanan.














