Dilanda panic buying karena isu karantina, warga Hong Kong borong beras dan tisu

Jumat, 07 Februari 2020 | 05:52 WIB Sumber: South China Morning Post
Dilanda panic buying karena isu karantina, warga Hong Kong borong beras dan tisu

ILUSTRASI. Antrean pembelian masker di Hong Kong. REUTERS/Tyrone Siu


Sementara tidak ada kabar dari pemerintah, anggota dewan eksekutif Lam Ching-choi mengatakan pihak berwenang berpikir untuk meminta warga Hongkong yang kembali dari China untuk melakukan karantina sendiri di rumah. Dia juga mengatakan orang-orang non-lokal, termasuk penduduk daratan, dapat dikarantina di kamar hotel atau fasilitas pemerintah.

"Kami dapat menerimanya jika mereka menginap di hotel, dan karyawan hotel bahkan dapat membantu kami untuk melihat apakah mereka mematuhi perintah [karantina]," kata Lam. "Mereka bisa memanggil polisi jika pengunjung melarikan diri."

Baca Juga: Gadis cilik berusia 4 tahun jadi pasien virus corona pertama yang sembuh di Malaysia

Tetapi penasihat pemerintah mengakui mungkin tidak ada fasilitas karantina yang memadai, menambahkan pejabat bergegas untuk menemukan lokasi baru seperti hotel atau kamp liburan.

Sebuah sumber yang mengetahui posisi pemerintah mengatakan para pelancong di daratan harus menanggung biaya perpanjangan masa tinggal hotel mereka selama dua minggu penuh.

"Untuk orang-orang daratan yang belum memesan kamar hotel di Hong Kong, pemerintah akan menempatkan mereka di pusat karantina," katanya, menambahkan mereka tidak akan dikenakan biaya untuk tinggal di sana, tetapi harus membayar tagihan untuk biaya pengobatan, menurut kebijakan yang ada.

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru