CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.900   -42,00   -0,23%
  • IDX 6.318   86,39   1,39%
  • KOMPAS100 835   12,13   1,47%
  • LQ45 635   7,54   1,20%
  • ISSI 217   2,70   1,26%
  • IDX30 358   3,61   1,02%
  • IDXHIDIV20 443   3,44   0,78%
  • IDX80 95   1,33   1,41%
  • IDXV30 119   0,72   0,61%
  • IDXQ30 115   0,92   0,80%

Diprediksi tumbuh 6,2% tahun ini, ekonomi China terlemah dalam 29 tahun terakhir


Selasa, 15 Oktober 2019 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi China diperkirakan akan melambat ke level terendah dalam 30 tahun yakni sekitar 6,2% tahun ini.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok diperkirakan akan melambat ke level terendah dalam 29 tahun terakhir yakni sekitar 6,2% tahun ini. Hasil jajak pendapat Reuters menyebutkan, ekonomi China diperkirakan bakal lebih lambat lagi menjadi 5,9% pada tahun 2020.

Hasil survei ini mengindikasikan ada tantangan berat yang dihadapi ekonomi China bahkan saat negeri tersebut meningkatkan stimulus di tengah perang perdagangan China-Amerika Serikat (AS) yang menyakitkan.

Perkiraan median untuk pertumbuhan ekonomi 2019 berada di dekat ujung bawah kisaran target Pemerintah China sekitar 6%-6,5%, dan akan menjadi ekspansi terlemah sejak tahun 1990 silam.

Baca Juga: Ekonomi China kian lesu, pemerintah pusat minta pemda bekerja lebih serius

Poling 83 analis itu juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi China di kuartal III 2019 hanya sebesar 6,1%, tidak berubah dari survei terakhir yang dilakukan pada bulan Juli 2019. Di kuartal II 2019 lalu, ekonomi China tumbuh 6,2%.

Secara keseluruhan, proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini itu akan menandai perlambatan lebih lanjut dari pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6% pada 2018 dan 6,8% pada 2017.

China akan merilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal III 2019 pada 18 Oktober mendatang.

Baca Juga: Kian mahal, harga daging babi di China meroket 69,3% pada September

Hasil survei Reuters tersebut juga memprediksikan ekonomi China kemungkinan akan lebih pelan lagi pada tahun depan yakni 5,9%, di bawah perkiraan 6,0% dalam survei sebelumnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×