kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Dolar AS Tertekan, Harga Emas Spot Rebound, Selasa (14/4)


Selasa, 14 April 2026 / 19:14 WIB
Dolar AS Tertekan, Harga Emas Spot Rebound, Selasa (14/4)
ILUSTRASI. Harga Emas (REUTERS/Hiba Kola)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga emas naik pada Selasa (14/4/2026), rebound dari level terendah hampir satu minggu yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Harga emas naik karena harapan akan penyelesaian perang Iran menekan dolar AS dan mendorong penurunan harga minyak, meredakan kekhawatiran inflasi.

Selasa (14/4/2026), harga emas spot naik 0,9% menjadi US$ 4.782,19 per ons pada pukul 11.28 GMT, setelah naik lebih dari 1% di awal sesi.

Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 0,8% menjadi US$ 4.804,70.

Baca Juga: Ekspor Baja China pada Maret Turun, Terdampak Perang di Timur Tengah

Harga emas batangan jatuh ke level terendah hampir satu minggu pada sesi sebelumnya karena militer AS bersiap untuk memblokade pelabuhan Iran, yang membuat Teheran marah dan membahayakan gencatan senjata dua minggu yang rapuh.

Tim negosiasi dari AS dan Iran dapat kembali ke Islamabad akhir pekan ini, kata lima sumber Reuters pada Selasa, beberapa hari setelah pembicaraan antara kedua negara berakhir tanpa terobosan.

"Fokus tetap tertuju pada perkembangan di Timur Tengah dan prospek penyelesaiannya. Menurut saya, de-eskalasi pada akhirnya dapat terbukti 'mendukung' logam mulia, terutama jika 'itu menekan dolar'," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank seperti dikutip Reuters.

Dolar AS jatuh ke level terendah dalam lebih dari sebulan, membuat emas berdenominasi dolar lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.

Harga minyak turun dalam perdagangan Asia, karena kekhawatiran tentang risiko pasokan mereda dengan tanda-tanda kemungkinan pembicaraan untuk mengakhiri perang AS-Iran. Harga minyak mentah telah naik sekitar 40% sejak konflik Timur Tengah dimulai, memicu kekhawatiran inflasi.

Meskipun emas batangan dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik, daya tarik logam yang tidak menghasilkan imbal hasil ini memudar dalam lingkungan suku bunga tinggi.

Baca Juga: Guncangan Harga Bahan Bakar Pesawat Memperburuk Krisis Maskapai Penerbangan Global

Para trader saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga AS sebesar 25 basis poin tahun ini sebesar 31%, naik dari 27% pada hari sebelumnya. Sebelum perang, para pedagang memperkirakan dua kali penurunan suku bunga untuk tahun ini.

"Dalam jangka pendek, emas tetap berada dalam kisaran terbatas tanpa sinyal terobosan yang jelas. Namun, semakin lama konsolidasi saat ini berlanjut, semakin besar kemungkinan bahwa pergerakan akhirnya, pada tahap ini, cenderung ke atas," tambah Hansen.

Di antara logam lainnya, harga perak spot naik 2,8% menjadi US$ 77,65 per ons, platinum naik 0,3% menjadi US$ 2.076,50. Sementara harga paladium turun tipis 0,1% menjadi US$ 1.572,62.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×