Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Dolar Taiwan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (12/8/2026), di tengah pergerakan mayoritas mata uang Asia yang cenderung melemah.
Berdasarkan data Reuters pada pukul 02.08 GMT, dolar Taiwan berada di level 32,215 per dolar AS, menguat 0,20% dibandingkan posisi sebelumnya di 32,278.
Baca Juga: Bos Konglomerat US$400 Miliar Ini Dikabarkan Segera Mundur
Penguatan dolar Taiwan menjadi salah satu kinerja terbaik di kawasan Asia pada perdagangan tersebut.
Sebaliknya, rupiah menjadi salah satu mata uang Asia yang mengalami pelemahan paling dalam. Rupiah berada di level Rp17.870 per dolar AS, melemah 0,22% dari posisi sebelumnya Rp17.830.
Won Korea Selatan juga turun 0,13% menjadi 1.414,80 per dolar AS. Baht Thailand melemah 0,12% ke level 33,153, sedangkan peso Filipina turun 0,15% menjadi 61,325 per dolar AS.
Dolar Singapura terkoreksi 0,11% menjadi 1,281 per dolar AS, sementara yen Jepang melemah 0,04% menjadi 159,34 per dolar AS.
Di sisi lain, rupee India bergerak stabil di level 95,435 per dolar AS. Ringgit Malaysia juga tidak berubah di 4,090 per dolar AS.
Yuan China nyaris stagnan di level 6,746 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya 6,7466.
Baca Juga: Bursa Australia Melemah ke Level Terendah Sepekan, Ketegangan Timur Tengah Jadi Beban
Rupiah Melemah 6,72% Sepanjang 2026
Jika dibandingkan dengan posisi akhir 2025, rupiah mencatat pelemahan paling dalam di antara sejumlah mata uang Asia yang tercatat dalam data tersebut.
Rupiah berada di level Rp17.870 per dolar AS pada perdagangan Rabu, dibandingkan Rp16.670 pada akhir 2025. Dengan demikian, rupiah telah melemah sekitar 6,72% sepanjang 2026.
Rupee India menyusul dengan pelemahan 5,83%, kemudian baht Thailand yang turun 5,14% dan peso Filipina yang melemah 4,12%.
Yen Jepang melemah 1,69% sepanjang tahun berjalan, sedangkan ringgit Malaysia turun 0,83%.
Baca Juga: Harga Emas Spot Kembali Menguat Rabu (12/8) Pagi, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang yang menguat terhadap dolar AS sepanjang 2026, dengan kenaikan sekitar 1,75%.
Yuan China juga menguat 3,59%, sedangkan dolar Singapura naik 0,37%.
Dolar Taiwan sendiri masih melemah 2,41% dibandingkan posisi akhir 2025, meski pada perdagangan Rabu menguat 0,20% terhadap dolar AS.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
