kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45754,18   -2,20   -0.29%
  • EMAS1.007.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.30%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Donald Trump bersumpah, AS balas 1.000 kali lebih besar terhadap setiap serangan Iran


Selasa, 15 September 2020 / 23:45 WIB
Donald Trump bersumpah, AS balas 1.000 kali lebih besar terhadap setiap serangan Iran

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Donald Trump bersumpah, respons Amerika Serikat (AS) terhadap setiap serangan oleh Iran terhadap negeri uak Sam bakal 1.000 kali lebih besar.

"Menurut laporan pers, Iran mungkin merencanakan pembunuhan, atau serangan lain, terhadap Amerika Serikat sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin teroris Soleimani," tulis Trump di akun Twitter-nya, Selasa (15/9). 

"Setiap serangan oleh Iran, dalam bentuk apapun, terhadap Amerika Serikat akan berhadapan dengan serangan terhadap Iran yang akan 1.000 kali lebih besar!" Trump menekankan seperti dikutip kantor berita TASS.

Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds, satuan elit Garda Revolusi Iran, tewas dalam serangan rudal AS di Bandara Baghdad, Irak, pada 3 Januari lalu.

Baca Juga: Laporan inteligen sebutkan Iran berencana membunuh dubes AS untuk Afrika Selatan

Pada Minggu (13/9), surat kabar Politico melaporkan, mengutip badan keamanan AS, Pemerintah Iran sedang mempertimbangkan upaya pembunuhan terhadap Duta Besar AS untuk Republik Afrika Selatan Lana Marks sebagai tanggapan atas pembunuhan Soleimani. 

Intelijen AS mengetahui tentang ancaman ini pada musim semi lalu. Tetapi, dalam beberapa minggu terakhir, data yang lebih spesifik muncul tentang serangan Iran yang akan datang. 

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan kepada Fox News pada Senin (14/9), Washington akan menanggapi laporan tersebut dengan serius.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menolak laporan Politico dan menyebutnya sebagai tidak berdasar. Dia bilang, ini adalah bagian dari "kampanye disinformasi" Pemerintahan Trump terhadap Iran.

Pasca Soleimani terbunuh, pada 8 Januari, Iran membalas dengan meluncurkan serangan rudal ke dua fasilitas di Irak yang digunakan oleh militer AS, yakni Pangkalan Udara Al-Asad dan Bandara Erbil.

Selanjutnya: Hadapi invasi asing, Iran gelar latihan militer besar-besaran di Teluk Oman

 



TERBARU

[X]
×