kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.939   92,00   0,52%
  • IDX 5.982   -213,54   -3,45%
  • KOMPAS100 793   -31,20   -3,78%
  • LQ45 599   -20,57   -3,32%
  • ISSI 208   -6,54   -3,05%
  • IDX30 340   -9,62   -2,75%
  • IDXHIDIV20 419   -8,73   -2,04%
  • IDX80 90   -3,44   -3,67%
  • IDXV30 115   -2,80   -2,38%
  • IDXQ30 110   -2,66   -2,37%

Donald Trump Dukung Abelardo de la Espriella dalam Pilpres Kolombia


Rabu, 03 Juni 2026 / 09:57 WIB
Donald Trump Dukung Abelardo de la Espriella dalam Pilpres Kolombia
ILUSTRASI. Donald Trump (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dukungannya kepada kandidat presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menjelang pemungutan suara putaran kedua yang akan digelar bulan ini.

Dukungan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial pada Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Regulator Inggris Peringatkan Klub Liga Primer soal Sponsor Kripto Ilegal

Menurut Trump, hasil pemilihan presiden Kolombia akan menjadi faktor penting bagi masa depan negara tersebut dan hubungan bilateralnya dengan Amerika Serikat.

"Hasil pemilu ini sangat penting bagi masa depan Kolombia dan hubungannya dengan Amerika Serikat," tulis Trump.

De la Espriella, seorang pengacara berhaluan kanan yang belum pernah menduduki jabatan publik melalui pemilihan umum, akan berhadapan dengan senator kiri Ivan Cepeda dalam putaran kedua pemilihan presiden.

Pada putaran pertama yang berlangsung ketat, de la Espriella memperoleh hampir 44% suara. Sementara itu, Cepeda meraih kurang dari 41% suara.

Baca Juga: Inflasi Vietnam Naik ke 5,6% pada Mei 2026, Defisit Perdagangan Makin Dalam

Dukungan Trump berpotensi memberikan tambahan momentum bagi kampanye de la Espriella, yang selama ini dikenal dengan pendekatan tegas terhadap isu keamanan dan kelompok bersenjata ilegal.

Sejumlah proposal kebijakannya, termasuk janji membangun 10 megapenjara dan memperketat penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata, memunculkan perbandingan dengan Presiden El Salvador Nayib Bukele yang dikenal dengan kebijakan keamanan keras terhadap geng kriminal.

Dalam sebuah wawancara video yang diunggah di media sosial, de la Espriella menekankan pentingnya hubungan antara Kolombia dan Amerika Serikat dalam upaya memerangi kejahatan serta perdagangan narkotika.

Baca Juga: Harga Minyak Naik 3 Hari Beruntun Akibat Konflik Timur Tengah, Saham AI Tetap Menguat

"Amerika Serikat memainkan peran penting dalam memerangi kejahatan dan narkoterorisme serta membantu membebaskan Kolombia dari begitu banyak penderitaan dan kekerasan," ujarnya.

Ia juga menyatakan memiliki kesamaan pandangan dengan Trump dalam sejumlah isu utama.

"Kami berbagi nilai dan prinsip dalam membela demokrasi, kebebasan, dan supremasi hukum," kata de la Espriella.

Pemilu Kolombia kali ini menjadi perhatian internasional karena dapat menentukan arah kebijakan negara tersebut dalam isu keamanan, hubungan dengan Amerika Serikat, dan penanganan kelompok bersenjata yang selama beberapa dekade menjadi tantangan utama bagi negara Amerika Latin tersebut.

Baca Juga: Rupiah Sentuh Rekor Terendah Baru terhadap Dolar AS, Tertekan Ketidakpastian Global

Hasil putaran kedua juga akan menjadi ujian bagi preferensi pemilih Kolombia antara pendekatan keamanan yang lebih keras yang ditawarkan de la Espriella atau agenda politik progresif yang diusung Cepeda.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×